KULON PROGO - Jelang mudik lebaran 2025, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kulon Progo berencana melakukan perbaikan jalan.
Jalan utama sebagai akses mudika atau rusak rusak dan membutuhkan penanganan dipetakan.
"Ada sembilan ruas jalan yang nantinya akan diperbaiki," ucap Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan DPUPKP Kulonprogo Wuriandreza Gigih Muktitama, Senin (10/3/2025).
Perbaikan jalan diprioritaskan pada jalan nasional, provinsi, dan kabupaten.
Antara lain:
1. Wilayah Barat: Jalan Dalangan-Siluwok, Jalan Pasar Jombokan-Trukan, dan Jalan Demen Girigondo.
2. Wilayah Perkotaan Wates: Jalan Tentara Pelajar (teteg hingga RSUD), Alun-Alun Wates, dan Jalan Mandung.
3. Penghubung Utara Selatan: Jalan Tegalsari-Giripurwo, Jalan Kepek-Kalimanggis, Jalan Janti-Gunung Kinjeng
Pemilihan sembilan ruas jalan itu, disesuaikan dengan kebutuhan pemudik.
Kajian ini berdasarkan tingkat kepadatan arus hingga kondisi jalan.
Pihaknya telah menjadwalkan perbaikan jalan. Saat ini, proses kontrak pemiliharaan jalan telah berlangsung. Pihaknya juga mulai memetakan wilayah yang membutuhkan penanganan.
Baca Juga: Rekor 100 Persen Penalti Cole Palmer Sirna, Enzo Maresca Ungkap Latar Belakangnya
Pemeliharaan jalan juga dilakukan pada jalur non mudik lebaran, seperti area Perkotaan Wates.
Lantaran, kepadatan arus selama lebaran akan banyak berkumpul di perkotaan.
Terutama pusat keramaian misalnya, Jalan Lingkar Alun-Alun Wates.
"Perkotaan Wates juga kami perbaiki, contohnya Alun-Alun Wates, Jalan Mandung, dan Tentara Pelajar," ungkapnya.
Jalan alternatif penghubung antar kabupaten dan provinsi juga dianggarkan untuk diperbaiki.
Gigih menyampaikan, Jalan Pertigaan Janti-Gunung Kinjeng juga akan diperbaiki.
Jalan alternatif pengganti Jalan Sentolo-Nanggulan yang longsor itu harus segera diperbaiki.
Pasalnya, jalan tersebut didesain untuk kendaraan dengan muatan berat.
Selama penutupan jalan provinsi, kendaraan muatan berat masuk.
Memuat ruas jalan itu mengalami kerusakan. Sehingga, untuk menunjang mudik perbaikan diperlukan.
"Kami masih menghitung, tetapi pagunya Rp 1 miliar," ungkapnya.
Perbaikan jalan menjelang mudik akan menggunakan APBD.
Untuk saat ini, pagu anggaran telah ditetapkan.
Akan tetapi dapat berubah menyesuaikan dengan kebutuhan perbaikan.
Pagu anggaran akan digunakan memperbaiki jalan dalam bentuk penambalan.
Nantinya, perbaikan jalan akan dilaksanakan selama seminggu jelang mudik lebaran.
Diharapkan pengguna jalan agar bersabar, jika menemukan kemacetan akibat perbaikan jalan. (gas)
3.