Lantaran, sifat satlinmas yang berupa kerelaan tanpa adanya gaji atau honor tetap.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kulon Progo Alif Romdhoni menyampaikan, saat terdapat 3.807 anggota satlinmas.
Keberadaan mereka tersebar di setiap rukun tetangga 87 kalurahan dan 1 kelurahan.
"Idealnya satu RT satu satu satlinmas, targetnya 4.478 satlinmas," ucap Alif, Minggu (9/3).
Alif menyampaikan, pihaknya belum mencapai target jumlah keanggotaan satlinmas. Lantaran, regenerasi melalui rekrutmen anggota ternyata tidak cukup efektif.
Banyak warga Kulon Progo enggan menjafi satlinmas.
Sikap enggan itu memang dimaklumi pihaknya. Anggota satlinmas direkrut atas dasar kerelaan, tanpa mengharapkan honor ataupun penghasilan tetap. Pasalnya, dari segi regulasi tak ada honor untuk satlinmas.
"Kalaupun ada itu di kegiatan tertentu, misalnya pengamanan TPS," ungkapnya.
Menurutnya, untuk melakukan regenerasi satlinmas akan menjadi tantangan tersendiri. Terutama mencari anggota yang masih muda ataupun berada di usia produktif. Kebanyakan di usia produktif memilih pekerjaan yang memang menghasilkan. Membuat pekerjaan anggota satlinmas mulai ditinggalkan.
Mayoritas satlinmas di Kulon Progo tidaklah dalam usia muda. Padahal ketugas satlinmas berkaitan erat dengan pekerjaan lapangan.
Tentunya membutuhkan tenaga, dan usaha lebih keras.
"Batas maksimal itu 60 tahun, tapi di Kulon Progo ada yang sudah 70 tahun," ujarnya.
Pentingnya regenerasi satlinmas telah terlihat selama beberapa tahun terakhir. Kebanyakan anggota satlinmas di Kulon Progo telah memasuki masa lansia.
Secara regulasi meraka tidak diperbolehkan.
Namun, karena kurangnya peminat dan keinginan mereka, banyak lansia tetap menjadi satlinmas.
Sementara itu, Ketua Pansus LKPJ Bupati DPRD Kulon Progo Jeni Widyatmoko menyampaikan, regenerasi satlinmas sangat penting.
Lantaran, satlinmas memiliki fungsi memberikan keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Perlu regenerasi, banyak satlinmas yang sudah berumur," ungkapnya.
Jeni menyampaikan, selain regenerasi satlinmas juga butuh pengembangan kemampuan. Lantaran, di era global banyak isu sosial yang terus berkembang. Sehingga, satlinmas mampu mengimbangi isu-isu yang ada. (gas)
Editor : Bahana.