KULON PROGO - Belajar dari munculnya titik sampah ilegal dari luar daerah, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menggelar sayembara. Sayembara itu, memiliki tujuan agar masyarakat melaporkan aktivitas pembuangan sampah secara ilegal.
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko menyampaikan, rentetan kejadian sampah dari luar daerah telah ditemui di Bumi Binangun. Dia pun khawatir kejadian tersebut terulang kembali.
"Kalau ada yang menangkap sampah dari luar kota akan mendapat hadiah," ungkap Ambar saat melakukan sidak di TPA Banyuroto Jumat (7/3).
Ambar menyampaikan, ide sayembara muncul saat tokoh masyarakat Banyuroto kebingungan menjawab asal dari sampah. Selain itu, kasus sampah di Banaran juga memperkuat munculnya sayembara.
Secara teknis, sayembara akan melibatkan partisipasi masyarakat. Jika masyarakat menemui aktivitas mencurigakan. Berupa membuang sampah ilegal secara besar-besaran dan berasal dari luar kota maka dapat melaporkan kejadian ke aparat. Jika bukti dan kejadian benar-benar ada, maka penemu akan mendapatkan imbalan. Dia pun menjamin keamanan identitas pelapor. "Wujud hadiahnya nanti dilihat saja," ucapnya.
Menurutnya, saat ini pemkab tengah berupaya mengolah sampah sebaik mungkin. Banyaknya kerusakan yang ditemui di Banyuroto tengah diperbaiki. Sehingga, pemkab akan fokus melakukan perbaikan dari dalam, daripada menerima sampah dari luar.
Tokoh masyarakat Banyuroto Bambang Nurcahya mendukung adanya sayembara tangkap tangan sampah ilegal. Lantaran, dampak sampah memang telah banyak dirasakan masyarakat sekitar Banyuroto. Jika sampah dari luar daerah, masuk ke TPA Banyuroto akan membuat konflik sosial terjadi.
Baca Juga: Libur Lebaran Tahun Ini Resmi Dimajukan, Total 12 Hari, Pengaruhi Jumlah Pemesan Tiket KA di Jogja
"Terkait sayembara akan kami sosialisasikan ke masyarakat," ungkapnya.
Bambang menambahkan, hingga kini masyarakat belum menemukan adanya indikasi sampah dari luar daerah masuk ke TPA Banyuroto. Namun dia tetap khawatir, karena banyak sampah dari luar daerah yang dibuang di wilayah Kulon Progo. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita