KULON PROGO - Usai pelantikan di Jakarta, beberapa kepala daerah (kada) langsung menuju lokasi retret di Kota Magelang. Salah satu gerbang masuk menuju lokasi yaitu Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo.
Dari pantauan Radar Jogja, ada puluhan kepala daerah yang telah mendarat di YIA dan langsung menuju beberapa wilayah untuk menginap.
Di antaranya bupati Bandar Lampung, bupati Kota Baru, wali kota Jogja, wali kota Singkawang, dan masih banyak kepala daerah lainnya.
Mereka mulai berdatangan sejak pukul 18.05, tepatnya menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan disusul beberapa maskapai lainnya.
Beberapa orang protokol juga memadati area kedatangan untuk menyambut atasan mereka.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebanyakan kada akan mendarat di YIA, Jumat (21/2/2025).
Namun barang bawaan telah dibawa ke Magelang oleh asisten mereka. Lantaran pada retret ini suplai barang pribadi sudah ditentukan jam masuknya.
Sehingga, kebanyakan orang protokol harus datang lebih dulu dibanding bos mereka.
"Ini harus datang dulu, karena tas dan barang bawaan ditentukan jam masuknya," ucap salah seorang protokol yang tak ingin ditulis identitasnya Kamis (20/2/2025).
Beberapa kada juga tampil dengan pakaian yang dikenakan saat pelantikan yakni putih. Salah satunya Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.
Dia nampak sederhana dan hanya didampingi dua orang.
"Ini tadi berangkat dari Jakarta sekitar pukul 17.10," ucapnya saat ditemui Radar Jogja usai mendarat di YIA, Kamis (20/2/2025).
Wali kota perempuan Tionghoa pertama ini menyampaikan dirinya sengaja memilih penerbangan sore hari. Lantaran pelaksanaan retret dimulai Jumat (21/2/2025) sore.
Waktu satu hari ia gunakan untuk mempersiapkan diri, sekaligus beristirahat menjelang retret.
Berbeda dari Tjhai, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih kembali lebih awal untuk segera bertugas.
Lantaran hari pertama menjadi wali kota ditandai dengan kegiatan pengolahan sampah. "Cepat-cepat pulang karena besok (hari ini, Red) juga ada kegiatan," ucapnya.
Bagi Hasto, kegiatan pengolahan sampah harus didatangi. Pasalnya, pengolahan sampah menjadi komitmennya sebagai wali kota.
Sekaligus menjadi target penanganan sampah yang menumpuk di depo.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyampaikan kepulangannya lebih awal. Lantaran ingin mempersiapkan diri menjelang retret.
"Terutama persiapan fisik, karena memang besok membutuhkan tenaga banyak," ungkapnya. (gas/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita