Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TMMD Sengkuyung Tahap 1 di Kulon Progo Manyasar Rehab Lumbung Pangan Hingga Infratsruktur

Anom Bagaskoro • Rabu, 19 Februari 2025 | 23:04 WIB
SIMBOLIS: Dandim 0731 Kulon Progo menuangkan rabat beton di jalan Kalurahan Banyuroto. 
SIMBOLIS: Dandim 0731 Kulon Progo menuangkan rabat beton di jalan Kalurahan Banyuroto. 

KULON PROGO - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2025 Tahap 1 resmi dibuka, Rabu (19/2/2025).

Pada tahapan pertama ini, pembangunan akan berfokus untuk mendukung program asta cita ketahanan pangan dengan rehabilitasi lumbung pangan.

Komandan Kodim 0731 Kulon Progo Letkol Arh Viki Herwandi menyampaikan, TMMD secara resmi di buka di Bulan Februari.

Di tahun 2025 ini, TMMD akan dilaksanakan selama empat kali dengan dukungan dari pemerintah daerah.

"TMMD ini berfokus pada percepatan pembangunan di kalurahan," ucap Viki, saat ditemui Radar Jogja usai peninjauan lokasi, Rabu (19/2/2025).

Viki menyampaikan, Kalurahan Banyuroto menjadi salah satu lokus TMMD. Lantaran, dari segi kebutuhan pembangunan sarpras sangat diperlukan. Terutama sarpras infrastruktur dan fasilitas ketahanan pangan.

Terbukti di TMMD, pembangunan menyasar pada pembuatan jalan rabat beton sepanjang 450 meter, dengan lebar 3 meter.

Selain itu, pembangunan juga berkaitan dengan ketahanan pangan. Lantaran, TMMD akan merehabilitasi rumah lumbung desa.

Nantinya rumah atau gudang ini akan dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang pertanian.

Hal ini sejalan dengan kondiai demografi masyarakat Banyuroto yang berptofesi sebagai petani.

"Ada juga rehab 2 masjid, dan penambahan saluran drainase," ucapnya.

Viki menyampaikan, TMMD tahap 1 akan dilaksanakan selama 30 hari mulai 19 Februari hingga 20 Maret.

Dalam pelaksanaannya, TMMD juga berfokus pada kegiatan non musik. Berupa pelatihan dan penyuluhan ke masyarakat.

Asisten Daerah 1 Kulon Progo Jazil Ambar menyampaikan, TMMD merupakan wujud komitmen daerah menyediakan sarpras ke masyarat.

Penyediaan ini berkolaborasi dengan TNI yang telah terjadi sejak lama.

"Tentu dari daerah berkomitmen, dengan menganggarkan melalui APBD," ucap Jazil.

Jazil menyampaikan, TMMD didukung dengan APBD baik dari kabupaten maupuj provinsi. Pada tahap pertama ini, TMMD mendapat Rp 257 juta.

Alokasi tersebut berasal dari APBD Kabupaten sejumlah Rp 182 juta, dan provinsi Rp 75 juta. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kulon Progo #infratsruktur #Rehab Lumbung Pangan #Program TNI Manunggal Membangun Desa #TMMD Sengkuyung Tahap 1