Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Danais untuk Promosi Wisata di Kulon Progo Dipangkas dari Rp 36 Miliar Tinggal Rp 9 Miliar

Anom Bagaskoro • Rabu, 19 Februari 2025 | 15:05 WIB
LAUNCHING: Pj Bupati memeberikan sambutan pada launching Calender Of Event.
LAUNCHING: Pj Bupati memeberikan sambutan pada launching Calender Of Event.

 

 

 

 

 

KULON PROGO - Alokasi dana keistimewaan untuk Bumi Binangun mengalami penurunan cukup jauh setelah dipangkas. Namun, pemangkasan dipastikan tak mengganggu promosi wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata Kulon Progo.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito menyampaikan, tetap berkomitmen menghadirkan promosi wisata. Walaupun alokasi Dais mengalami pemangkasan cukup banyak."Awalnya Rp 36 miliar, setelah dipangkas menjadi kisaran Rp 9 miliar," ucap Joko, Selasa (18/2).

Joko menyampaikan, pemangkasan memang cukup banyak merubah rencana dinpar. Lantaran, telah merencanakan berbagai program promosi wisata untuk mengenalkan Kulon Progo ke khalayak umum. Untuk mengatasi keterbatasan anggaran pihaknya mesiasati berbagai kegiatan. Tujuannya agar promosi wisata tetap berjalan.

Dalam peluncuran calender of event (COE) 2025, dinas pariwisata tetap menyelenggarakan event bertaraf nasional dan internasional. Kegiatan ini telah disesuaikan dengan keterbatasan anggaran yang ada."Promosi berhubungan meningkatkan kunjungan wisatwan, tentunya berdampak juga ke PAD," ucapnya.

Joko menyampaikan, promosi wisata di 2025 befokus pada kegiatan bertaraf nasional dan internasional. Di antaranya atraksi wisata Tour de Menoreh, Arung Progo Asia Pasifik, Lomba Dayung, hingga Glagah Colur Run.

Kebanyakan atraksi wisata berfokus pada sport tourism. Lantaran, sport tourism mampu menarik banyak pengunjung. Terutama jika ditempatkan di objek wisata. Sebagai contohnya Kejurnas Bola Voli Pantai yang akan diselenggarakan di pertengahan tahun nanti. Kejuaraan ini akan mampu mengenalkan Pantai Glagah.

Baca Juga: Di Magelang Bertepatan dengan Retret Kepala Daerah, Panpel PSIM Jogja Masih Cari Tempat untuk Final  

Sementara itu, Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi menyampaikan, terbatasnya anggaran tak membuat promosi wisata berhenti. Justru pemangkasan diharapkan mampu mendorong OPD berkreasi dan mengeluarkan inovasi."Tetap berjalan, orientasinya kebermanfaatan untuk masyarakat," ujarnya. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Danais #Kulon Progo #Promosi Pariwisata #dana keistimewaan #Bumi Binangun #Joko Mursito