KULON PROGO - Pemandangan berbeda nampak di seputaran Jalan Pengasih-Dayakan.
Petugas kepolisian yang biasanya mengatur lalu lintas, justru saat itu membawa gerobag berisi semen dan pasir.
Dengan cekatan, enam personel Polsek Pengasih menambal jalan aspal yang telah termakan usia dan berlubang.
Kapolsek Pengasih AKP Joko Nugroho menyampaikan, kegiatan penambalan jalan memang bukan kewenangannya.
Namun kegiatan itu merupakan inisiatif pihaknya. Lantaran, kondisi jalan memang membahayakan pengguna jalan.
"Berawal dari patroli rutin dan kami berdialog dengan masyarakat," ucapnya Kamis (13/2/2025).
Ditakan, Sabhara Polsek Pengasih rutin melakukan patroli, baik malam maupun siang hari.
Saat patroli terkadang personelnya menerima curhatan dari masyarakat. Kebanyakan keluhan berisi rusaknya jalan. Terutama jalan yang memiliki arus lalu lintas padat.
Personel Sabhara lantas melaporkan keluhan itu ke dirinya. Joko kemudian meninjau dan mempertimbangkan adanya perbaikan jalan.
Langkah itu dipilihnya karena berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat. "Jalan itu kan cukup ramai, terutama sering dilalui anak sekolah," ucapnya.
Joko menyampaikan, pihaknya segera menanggapi keluhan masyarakat dengan memperbaiki jalan berlubang.
Tentunya perbaikan bersifat minor. Tujuannya untuk menambal jalan berlubang agar tak mencelakai pengendara.
Dengan mengerahkan enam personel anggota piket Polsek Pengasih, puluhan titik jalan berlubang ditambal.
Kegiatan itu dilakukan dengan alat seadanya dan menggunakan bahan semen serta pasir.
Dalam sekejap, jalan sepanjang 1 km yang sebelumnya berlubang kini kembali mulus. "Ya, menggunakan uang pribadi saya untuk membeli beberapa sak semen dan pasir," ungkapnya.
Perwira polisi ini menyampaikan, menggunakan uang pribadi tak membuatnya merasa dirugikan.
Justru penggunaan uang pribadi dianggap sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat. Lantaran ia tak ingin melihat masyarakat celaka akibat jalan berlubang.
Tak luput juga AKP Joko menghimbau agar masyarakat tetap waspada. Lantaran masih banyak jalan berlubang di Bumi Binangun.
Pengendara diharapkan berhati-hati dan menurunkan kecepatannya dalam berkendara. (gas/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita