KULON PROGO - Setelah bertahun-tahun rusak, Pasar Srikayangan, di Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo telah direnovasi seutuhnya.
Pasar milik kalurahan ini, sejatinya selama puluhan tahun tak mendapat sentuhan perbaikan.
Salah satu pedagang Munarsih menyampaikan, selama bertahun-tahun kios miliknya telah mengalami kerusakan.
Bahkan sejak awal dirinya berdagang di tahun 2000-an, kondisi pasar sudah sangat memprihatinkan.
"Setiap hujan pasti tutup, karena ada tampias air dan bocor," ucap Munarsih, saat ditemui Radar Jogja di acara peresmian pasar, Rabu (12/2/2025).
Munarsih menyampaikan, puluhan tahun pasar telah mengalami kerusakan.
Seperti bocornya atap, dinding jebol, saluran meluap, hingga tampias air hujan. Hal ini membuat aktivitas perdagangan terganggu.
Pasar Srikayangan sejatinya, merupakan pasar milik kalurahan yang bersejarah.
Lantaran, pasar ini dulunya menjadi tonggak munculnya pasar-pasar kecil di sekitarnya.
Selain itu, hasil bumi masyarakat di Kapanewon Sentolo dan Lendah sering ditampung di pasar ini.
"Kalau dulu banyak hasil bumi, terutama bawang merah yang dijual disini," ucapnya.
Namun karena banyak fasilitas pasar yang rusak, banyak petani bawang merah yang beralih.
Terlebih munculnya tengkulak juga mempermudah penjualan bawang pasca panen.
Dengan dibangunnya pasar yang baru, membuat pedagang sepertinya bersemangat kembali.
Lantaran, ada 10 kios baru dan 2 los yang mampu memuat sekitar 50 pedagang.
Tentunya fasilitas yang dibangun cukup menunjang aktivitas perdagangan.
Sementara itu, Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi menyampaikan rehabilitasi pasar merupakan upaya pemerintah memberikan fasilitas.
Lantaran, pasar merupakan pusat perekonomian yang sering dikunjungi penjual dan pembeli.
"Ini bagian dari pelayanan publik, dan mendorong pasar ke arah modern," ucapnya.
Siwi menyampaikan, pasar yang direnov dari hasil CSR ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat.
Lantaran, Pasar Srikayangan dikelola oleh desa dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain itu, pasar diharapkan mampu menerapkan teknologi digital. Untuk semakin menambah minat pengunjung. (gas)