KULON PROGO - MI Muhammadiyah Serangrejo (MUSERA) Kulon Progo kini memiliki ekstrakurikuler angklung. Melalui kegiatan tersebut diharapkan kelestarian kesenian tradisional Indonesia terjaga dengan baik.
Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Serangrejo, Sumarsih mengatakan ekstrakurikuler angklung diharapkan dapat menanamkan nilai estetika. Mampu meningkatkan kreativitas, serta mempererat kekompakan antar siswa.
"Angklung merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui ekstrakurikuler ini, selain belajar seni, siswa juga dilatih untuk bekerja sama dan saling menghargai," kata Sumarsih pada Rabu (22/1/2025).
Dengan adanya ekstrakurikuler angklung, MI MUSERA berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya berbakat dalam seni, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu bekerja sama dengan baik.
Sementara itu, pendamping ekstrakurikuler angklung, Annisa Tustianti menjelaskan bahwa siswa akan mempelajari berbagai teknik dalam memainkan angklung.
"Selain mengenal sejarah angklung, siswa juga belajar cara memegang dan memainkan angklung dengan benar, serta teknik menggetarkan yang menghasilkan suara indah," kata Annisa.
Terpisah, salah satu siswa Muhammad Fadil Putranto, mengungkapkan kegembiraannya. Dia mengaku sangat senang mengikuti ekstrakurikuler angklung.
"Selain bisa belajar musik, saya juga bisa lebih kompak bekerja sama dengan teman-teman. Guru juga sangat sabar dan selalu mendukung kami," kata Fadil. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin