KULON PROGO - Progres pengadaan tanah Tol Jogja-YIA di Kulon Progo mencapai 3,82 persen.
Sementara progress pengerjaan seksi 1 mencapai 98,08 persen, seksi 2 sebanyak 70,97 persen dan seksi 3 mencapai 11,28 persen.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Jogja-Solo-YIA Dian Ardiansyah menyampaikan, pengerjaan tol tetap berjalan meskipun dalam Kepemimpinan Presiden Prabowo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dirombak menjadi dua kementerian.
menurutnya, kabar molornya proses pencairan ganti untung akibat terpecahnya kementerian bukanlah hal yang benar.
Lantaran, proses pengadaan dan pencairan ganti untung Tol Jogja-YIA terus dilakukan.
"Tidak berpengaruh ke pembayaran ganti untung, hanya ada perubahan di internal kami," ucap Dian, saat dihubungi Radar Jogja, Kamis (16/1/2025).
Dian menyampaikan, memang terjadi pemisahan antara Kementerian PUPR.
Pada kepemimpinan Presiden Prabowo, terdapat 2 kementerian yaitu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Namun, pemisahan ini sama sekali tak berpengaruh banyak, khususnya proses pengadaan tanah yang telah berjalan.
Pemisahan kementerian ini hanya berdampak pada kode satuan kerja yang menangani beberapa proyek.
Perubahan kode dipastikan tak membuat pengadaan tanah tol melambat ataupun berhenti.
Tol Solo-Jogja-YIA di Kulon Progo sejatinya, masuk dalam seksi ketiga ruas Gamping-Purworejo.
Dipastikan pemisahan kementerian tak akan menghambat proses pengadaan tanah di seksi ketiga.
Selain itu, tol yang dibangun di Bumi Binangun masuk dalam proyek strategis nasional (PSN). Sehingga, cukup diprioritaskan dalam pengadaan tanah.
"Proses pencairan ganti untung tidak mundur dan masih berlangsung," ucapnya.
Dian kembali memastikan, proses pencairan ganti untung tak akan molor seperti yang digambarkan media beberapa waktu lalu.
Lantaran, pembayaran ganti untung dibayarkan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Selama LMAN tak memiliki kendala, maka proses ganti untung terus berjalan.
Pihaknya mencatat ratusan bidang tanah di 4 kalurahan telah menerima pembayaran ganti untung tahap 1.
Di antaranya, Kalurahan Kaliagung, Banguncipto, Karangsari, dan Pengasih.
"Untuk Seksi 3, yang sudah dibayarkan LMAN ada 939 bidang," ucapnya.
Dian menyampaikan, selain ratusan bidang tanah yang telah dibayarakan, pihaknya terus menggenjot proses ganti untung.
Terbukti dengan 253 bidang tanah untuk Tol Jogja-YIA di Kulon Progo yang telah masuk LMAN.
Pihaknya terus berupaya mempercepat proses penggantian ganti untung.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kulon Progo Ade Setiya Budi menyampaikan proses pengadaan tanah terus belanjut.
Saat ini, beberapa kalurahan telah melewati tahapan musyawarah bentuk ganti untung dan sebagian lainnya bahkan telah menerima ganti untung.
"Proses pengadaan berjalan sesuai pengadaan yang telah berlangsung," ucapnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva