Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Program MBG di Kulon Progo Akhirnya Digulirkan Bertahap, 41 Sekolah di Kapanewon Sentolo Sudah Menerima Manfaat

Anom Bagaskoro • Senin, 13 Januari 2025 | 20:10 WIB
LAHAP: Siswa SD Muhammadiyah Worawari memakan paket makanan dari Program MBG.
LAHAP: Siswa SD Muhammadiyah Worawari memakan paket makanan dari Program MBG.

KULON PROGO - Program makan bergizi gratis (MBG) akhirnya terealisasi di Bumi Binangun.

Namun, pelaksanaan program besutan Presiden Prabowo Subianto itu belum menyeluruh melainkan masih dilakukan secara bertahap.

Komandan Kodim 0731 Kulon Progo Letkol Arh Viki Herwandi menegaskan, pelaksanaan program MBG dilakukan secara bertahap. Cakupan sementara menyasar di wilayah sekitar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pelaksanaan secara bertahap, saat ini pelaksanaan ada di 41 sekolah yang berada di kalurahan," ucap Letkol Arh Viki, saat ditemui Radar Jogja di SD Muhammadiyah Worawari, Senin (13/1/2025).

Letkol Arh Viki menyampaikan, saat ini pelaksanaan Program MBG bukan lagi uji coba, melainkan pelaksanaan secara penuh dan rutin.

Di lain sisi, jumlah penerima manfaat dan sekolah terkait akan terus ditambahkan.

Pelaksanaan program saat ini menyasar 2.268 siswa yang tersebar di 41 sekolah.

Cakupan sekolah berada di 3 kalurahan di Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, yaitu Kalurahan Sentolo, Sukoreno, dan Demangrejo.

Penentuan cakupan menyesuaikan dengan radius dapur SPPG yang berlokasi di Kalurahan Sukoreno. Salah satu s3kolah yang disasar adalah SD Muhammadiyah Worawari.

"Sementara ini masih untuk siswa KB/Paud, SD, dan SMP," tuturnya.

Peran Kodim 0731 Kulon Progo dalam program MBG berupa 3 fungsi utama. Diantaranya, penyediaan fasilitas logistik, Operasional SPPG, dan monitoring serta evaluasi.

Dalam pelaksanaan ini, Dandim meninjau langsung pelaksanaan program.

Dari hasil tinjauan, menu makan bergizi telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Lantaran, pembuatan diawasi oleh ahli gizi dari SPPG.

Selain itu, proses distribusi juga disesuaikan dengan jadwal yang telah disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Untuk Paud, TK, dan KB pendistribusian sekitar pukul 10.00 WIB," ujarnya.

Penyesuaian distribusi makanan dilakukan, untuk mensiasati jam belajar siswa.

Bagi siswa Paud, KB, dan TK dipastikan distribusi selesai pukul 09.00 WIB, dan mulai disantap pukul 10.00 WIB. Lantaran, beberapa sekolah TK dan Paud KBM tak sampai siang hari.

Sedangkan untuk SD dan SMP sekitar pukul 11.00 WIB, dan disantap saat istirahat pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Worawari Sri Puji Lestari mengapresiasi mulai betjalannya program MBG.

Lantaran, ptogram MBG dapat membantu siswa memenuhi kebutuhan gizi.

"Alhamdulillah sesuai ekspetasi, makanannya sesuai porsi dan menurut saya gizi seimbang," tuturnya.

Sri menyampaikan, di sekolahnya terdapat 157 siswa yang menerima manfaat program.

Selama ini, pihaknya memang menunggu realisasi program MBG.

Saat program masuk kali ini, pihaknya berharap bisa langsung dilaksanakan secara reguler.

Menanggapi makanan, siswa SD Muhammadiyah Worawari Atar Muza AlFarizki mengaku antusias.

Lantaran, masakan dalam paket makanan sesuai seleranya. Bahkan dirinya menghabiskan makanan tersebut tanpa sisa.

"Makanannya enak dibanding dari rumah, ada nasi, sayur, tempe, ayam, dan pisang," tuturnya.

Pantauan Radar Jogja di beberapa lokasi, menu makan MBG berisi nasi, sayur, daging ayam, dan buah-buahan.

Sayangnya, susu tak masuk dalam paket makanan yang disediakan.

Mencoba mengkonfirmasi hal ini, Radar Jogja mencoba menemui ahli gizi SPPG.

Namun, pihaknya enggan berkomentar. (gas)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#MBG di Kulon Progo #Mbg #Kulon Progo #SD Muhammadiyah Worawari #Kapanewon Sentolo #program mbg #Menerima Manfaat #Makan Bergizi Gratis #Kodim 0731 Kulon Progo #Sekolah #tk #KB #Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi #paud