Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Merebak di Tiongkok, Penumpang Penerbangan Internasional di YIA Dicek Suhu Tubuh Antisipasi HMPV

Anom Bagaskoro • Selasa, 7 Januari 2025 | 15:05 WIB
Penumpang pesawat di YIA
Penumpang pesawat di YIA

KULON PROGO - Pencegahan penyebaran human metapneumovirus (HMPV) terus diupayakan. Salah satunya di Yogyakarta International Airport (YIA). Lantaran, potensi penyebaran virus berasal dari luar negeri.


Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Jogjakarta Wisnu Trianggono mengatakan, sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan RI, pihaknya mengawasi potensi masuknya HMPV ke Indonesia melalui jalur udara. Terutama penumpang penerbangan internasional yang transit ataupun mendarat di YIA. "Cegah tangkal virus masuk HMPV, dan virus lainnya," ucap Wisnu, saat diwawancarai awak media, Senin (6/1).


Wisnu menyampaikan, tak hanya HMPV pihaknya juga mengawasi persebaran virus Mpox dan RSV. Lantaran, persebaran virus dari luar negeri tergolong masif. Terutama HMPV yang sempat menggegerkan Tiongkok dan berpotensi masuk ke Indonesia.
Penerapan pencegahan penyebaran virus dilakukan YIA dengan mengawasi perputaran penumpang.

Penumpang yang berasal dari luar negeri akan pengecekan suhu tubuh. Khususnya, yang berangkat dari negara terjangkit virus, seperti Tiongkok, Singapura, dan Selandia Baru. "Pemindaian suhu tubuh, baik yang mendarat atau yang berangkat," ucapnya.


Pengawasan pada penumpang di luar negeri, dilakukan oleh seluruh unsur di bandara. Tak hanya petugas balai karantina, keamanan bandara, dan petugas maskapai ikut dilibatkan. Misal petugas counter check in akan melaporkan jika ditemukan calon penumpang yang bergejala virus maka akan diperiksa. Apabila terindikasi virus menyerang tubuh, maka perjalanan diminta untuk ditunda. Hal ini, juga berlaku pada penumpang yang mendarat di YIA.

"Ada perhatian khusus pada penumpang dari negara terjangkit, pemeriksaan awal berupa cek suhu," ucapnya.


Menurut pemantauan dari pihaknya, belum ada penumpang yang terindikasi HMPV. Kendati begitu, pihaknya telah berkordinasi dengan Dinkes Kulon Progo. Tujuannya untuk menyiapkan perawatan, apabila ada penumpang yang terjangkit virus.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami mengaku telah bersiap.

Pihaknya telah waspada menghadapi HMPV. Lantaran, perkemabngan kasusnya telah meluas, khususnya di Tiongkok bagian utara. "Belum ada surat edaran kemenkes, tetapi kordinasi dengan BKK sudah ada untuk pencegahan dari pintu masuk penyebaran virus," ujarnya.


Selain mencegah dari pintu masuk di jalur udara, pihaknya memantau langsung rumah sakit di daerah. Dengan harapan, agar jika terdapat kasus dapat tertangani sesegera mungkin. Sekaligus tidak menimbulkan, penyebaran meluas. (gas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#mpox #tiongkok #penerbangan internasional #suhu tubuh #singapura #YIA #hMPV virus china #penumpang #virus