Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rp 1,5 Miliar untuk Relokasi SDN Kaliandong yang Terdampak Pembangunan Tol Jogja-YIA

Anom Bagaskoro • Selasa, 31 Desember 2024 | 14:00 WIB

 

   AKTIVITAS: Siswa SDN Kaliandong bermain di area halaman sekolah.   
  AKTIVITAS: Siswa SDN Kaliandong bermain di area halaman sekolah.  
 

 

 

KULON PROGO - Proses pembangunan tol Jogja-YIA di Bumi Binangun mencapai tahap pengadaan tanah. Bangunan SD Negeri Kaliandong terdampak pembangunan dan harus dipindahkan sesegera mungkin. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo telah menganggarkan Rp 1,5 miliaruntuk relokasi.

Kepala Dinas Dikpora Kulon Progo Nur Wahyudi membenarkan pembangunan tol berdampak pada tiga sekolah negeri di Kulon Progo. Dari ketiga sekolah, SDN Kaliandong menjadi sekolah yang sudah pasti terdampak.

Lantaran, lokasi sekolah berada di Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan yang telah melaksanakan tahap musyawarah bentuk ganti untung. "Kami sudah melakukan pendataan, dan memang SDN Kaliandong terdampak seluruhnya," ucap Nur, saat ditemui Radar Jogja di ruang kerjanya, Senin (30/12).

Nur menyampaikan, relokasi sekolah diperkirakan dilakukan pada 2025. Namun, jadwal ini masih belum tetap. Lantaran, masih menunggu konfirmasi dari pemilik proyek dan proses tahapan pengadaan tanah untuk Tol Jogja-YIA.

SDN Kaliandong telah melakukan pengukuran di tahap sebelumnya. Sehingga tahapan selanjutnya berupa proses ganti untung. Menurutnya, ganti untung akan melibatkan Pemkab Kulon Progo. Lantaran, bangunan sekolah merupakan aset daerah. Sedangkan, tanah sekolah milik Kalurahan Donomulyo akan dikembalikan ke kalurahan."Kami menganggarkan Rp 1,5 miliar untuk relokasi sekolah," ucapnya.

Kendati masih menunggu, pihaknya telah mempersiapkan anggaran relokasi pada APBD 2025. Miliaran rupiah disiapkan untuk pengadaan tanah. Sedangkan, untuk pengadaan bangunan masih dipertimbangkan. Pasalnya, terdapat opsi pembangunan sekolah dilakukan oleh pemilik proyek tol.

Penyiapan relokasi oleh pihaknya, telah mencapai tahap pemilihan lahan pengganti. Pihaknya telah melakukan survei tempat yang dirasa idel untuk sekolah. Kriteria pemilihan berdasarkan aksesbilitas yang tak jauh dari sekolah sebelumnya.

Sebelumnya, Kepala BPN Kulon Progo Margaretha Elya Lim membenarkan proses pengadaan tanah telah dilakukan di Kalurahan Donomulyo. Terdapat 102 bidang tanah yang telah terdaftar di pihaknya. "Sesegera mungkin akan mencapai tahap ganti rugi tanah terdampak," ucapnya. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Jogja YIA #sekolah negeri #Kulon Progo #tol #pengadaan tanah #SDN #Disdikpora #wates