Digusur Gegara Terdampak Pembangunan Pipa Spam Kamijoro Menuju YIA dan Proyek JJLS , SDN Bugel Kulon Progo Akan Mendapatkan Bangunan Baru pada 2025
Anom Bagaskoro• Kamis, 26 Desember 2024 | 00:43 WIB
BERSEKAT: Siswa SDN Bugel bersemangat mengikuti pembelajaran walaupun ruangan sempit.
KULON PROGO - Pembangunan SDN Bugel, di Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo bakal terealisasi pada 2025 mendatang.
Pembangunan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) senilai Rp 5 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Nur Wayudi menyampaikan, jumlah anggaran tersebut untuk pengadaan tanah, relokasi, pembangunan sekolah dan fasilitas ruang kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pembangunan sekolah akan memanfaatkan tanah kas desa Kalurahan Bugel. Nur mengaku, Disdikpora telah mengantongi izin dari Gubernur DIY untum menggunakan TKD.
"Pangajuan anggaran dilakukan 2024 ini. Memang kami percepat (pembangunan, Red) agar sekolah baru bisa segera beroperasi," ungkap Nur, Rabu (25/12/2024).
Lanjut Nur, ditargetkan 2026 SDN Bugel sudah dapat beroperasi.
Sebagaimana diberitakan di Koran Radar Jogja sebelumnya, SDN Bugel digusur lantaran terdampak pembangunan proyek pembangunan pipa Spam Kamijoro ke YIA sekaligus proyek pelebaran jalan jalur lintas selatan (JJLS) Kulon Progo.
Sejak saat itu, sekolah direlokasi dengan memanfaatkan bangunan yang disewa dari warga. Lokasinya, berjarak sekitar 20 meter dari bagunan sekolah yang telah digusur.
Terdiri dari tiga bagunan berukuran 6 x 10 meter persegi. Setiap bangunan disekat menjadi dua, yang mana masing-masing bagunan disekat menggunakan gebyok kayu.
Hingga kini kondisi pembelajaran di SDN Bugel sangat memprihatinkan.
Kegiatan belajar tidak kondusif. Suara dari luar maupun dari ruangan kelas sebelah masuk, berpotensi memecah konsentrasi para siswa yang sedang belajar.
Totalnya ada 107 siswa yang bersekolah di SD ini. Terbagi dari kelas 1 hingga kelas 6. (gas)