Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebanyak Rp 7 Miliar Bantuan CSR Digelontorkan di Kulon Progo, Pemerintah Dorong Satu Desa Satu Pendampingan Perusahaan

Anom Bagaskoro • Rabu, 25 Desember 2024 | 23:23 WIB
PELETAKAN: Pj Bupati melakukan peletakan batu pertama pada program CSR Bedah Rumah. 
PELETAKAN: Pj Bupati melakukan peletakan batu pertama pada program CSR Bedah Rumah. 

RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendorong setiap perusahaan yang memiliki bisnis di Bumi Binangun turut berkonstribusi terhadap kehidupan sosial masyarakat.

 
Salah satunya dengan memberikan bantuan sosial dengan menjadi corporate social respknsibility (CSR), bekerja sama dengan pemerintah. 
 
Baik dari segi pelayanan maupun bantuan fisik.
 
Baca Juga: Nikmati Kelezatan Bakso dan Mie Ayam Balungan di Bakso Mbah Bro, Destinasi Kuliner Tersembunyi di Bantul
 
Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) Kulon Progo mencatat, sepanjang 2024, sebangak Rp 7 miliar dana CSR  disalurkan kepada masyarakat.
 
Jumlah tersebut digelontorkan untuk berbagai program, seperti; program bedah rumah, kesiapsiagaan bencana, maupun bantuan kebutuhan primer (mendesak) untuk masyarakat. 
 
"Bantuan diwujudkan dengan uang tunai maupun benda," ungkap Ketua Forum TSP Kulon Progo Nur Afan Dwi Saputro, Rabu (25/12/2024). 
 
Dia mencontohkan, salah satu bantuan CSR berupa distribusi air bersih sewaktu Bumi Binangun dilanda kekeringan. CSR tersebut bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo. 
 
Baca Juga: Daniel Klein, Kiper Muda Bundesliga Berdarah Bali Siap Bela Timnas Indonesia
 
Pada 2025 mendatang, aplikasi CSRku hendak diluncurkan, tujuannya membantu memudahkan pelayanan, membantu perusahaan dalam mendistribusikan bantuan agar tepat sasaran.
 
Dengan demikian proses penyaluran bantuan lebih transparan. 
 
"Kami sedang mempersiapkan aplikasi CSRku," imbuhnya.
 
Sementara itu Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi menilai penyaluran bantuan oleh perusahan masih ditemukan tumpang tindih terhadap penerimanya.
 
Baca Juga: Daniel Klein, Kiper Muda Bundesliga Berdarah Bali Siap Bela Timnas Indonesia 
 
"Masih ditemukan dua perusahaan menyalurkan di daerah yang sama," ungkap Srie.
 
Dia menekankan agar forum TSP memaksimalkan potensinya agar tidak terjadi hal serupa (bantuan tumpang tindi) sebab masih banyak daerah yang membutuhkan bantuan. 
 
"Setiap satu desa (harapannya, Red) memperoleh pendampingan satu perusahaan," tandasnya. (gas)
 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#dana #bantuan #Kulon Progo #pemerintah #Bumi Binangun #TSP Kulon Progo #Satu Desa Satu Pendampingan Perusahaan #Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan #CSR