KULON PROGO - Kecelakaan adu banteng melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Wates-Purworejo Km 1, Padukuhan Sumberejo, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Kulon Progo, Rabu (25/12/2024) pagi.
Tiga kendaraan itu meliputi dua pikap, Daihatsu Gran Max K 9150 FS dan uzuki Carry AB 8134 PV serta satu dump truck pelat AB 8862 QK.
Kronologi kejadian sekitar pukul 06.50 WIB.
Kejadian berawal saat Daihatsu Gran Max K 9150 FS yang dikendarai Lengkono Sigit (21) melaju dari arah Purworejo ke Wates.
Kendaraan tersebut melaju melebihi marka jalan.
"Dari arah berlawanan ada satu pikap dan di belakanganya ada dumptruck. Sehingga tabrakan tak terhindarkan," ungkap Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Priya Tri Handaya, Rabu (25/12/2024).
Saat kejadian, pikap Carry sempat mencoba menghindar. Namun, bagian belakang tetap tertabrak.
Lalu pikap gran max terus melaju hingga akhirnya menabrak dumptruck yang dikendarai Oni Widarta (29).
Kerasnya tabrakan membuat pikap terpental dan berputar 180 derajat.
Sebenarnya dumptruck sempat banting stir ke arah kiri.
Namun tabrakan tak terhindarkan. Bahkan setelah banting stir, dump truck menabrak pohon kelapa hingga mengalami kerusakan parah.
"Pengemudi Carry dan dumptruck selamat dan dilarikan ke RSUD Wates," tuturnya.
Akibat kejadian itu, pikap Carry mengalami ringsek parah di bagian depan, dan pikap Gran Max mengalami ringsek pada bagian roda belakang.
Sedangkan, dump truck mengalami rusak parah akibat tabrakan dan banting stir. Bahkan sopir sempat terjepit selama kurang lebih 30 menit.
Untungnya, tak ada luka serius yang mengancam nyawanya.
Warga sekitar, Gofinda mengaku mendengar benturan keras saat laka terjadi.
Pertama berasal dari tabrakan antara pikap dan dump truck, kemudian berlanjut suara dari dump truck yang menabrak pohon kelapa.
"Kejadian cepat sekali, ada suara keras," ujarnya.
Gofinda menyampaikan, sesaat setelah kejadian sopir pikap langsung bisa keluar dari kabin, walaupun kondisi ringsek parah.
Sedangkan sopir dump truck terjebak di dalam kabin. Lantaran, bagian dalam ikut ringsek hingga tubuhnya tak bisa digerakkan.
Sebelumnya, berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian tersebut juga terdapat kecelakaan lalu lintas seorang pemotor yang menabrak pengayuh gerobak hingga terpental dan hanyut di saluran air.
Korban baru ditemukan 1,5 jam setelah melakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Nahas, korban tak selamat saat dibawa ke RSUD Wates. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva