KULON PROGO - Menjelang Ibadah Natal Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda DIJ menyisir sejumlah gereja di Bumi Binangun, Senin (23/11). Tujuannya, untuk memastikan ibadah dan perayaan Natal aman serta nyaman untuk jamaah gereja.
Panit Jibom Gegana Ipda Muji Sukamto menyampaikan, pihaknya menerjukan 6 personil jibom untuk memastikan keamanan gereja. Beberapa peralatan seperti, metal detector dan miror detector digunakan untuk memeriksa area gereja.
"Hari ini kami ditugaskan untuk menyisir tujuh gereja di Kulon Progo," ucap Ipda Muji, saat ditemui Radar Jogja, Senin (23/12).
Ipda Muji menyampaikan, personel jibom melakukan pemeriksaan di dalam dan di luar gereja. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh , khususnya di area dalam gereja. Setiap sudut dan ruang gelap diperiksa menggunakan metal detector dan miror detector.
Di dalam area gereja, personel melakukan pemeriksaan di bagian mimbar dengan metode penyisiran bershaft. Selain itu, area tempat duduk jemaah juga dilakukan pemeriksaan dengan metode bershaft. Tujuannya, agar setiap area dapat terlihat dan tak terlewat sekitpun.
Pada pemeriksaan di luar ruangan, jibom menyisir area radius 100 meter dari gereja. Bahkan sudut luar ruangan yang tertutup dengan pot bunga, juga tak luput dalam pemeriksaan. Setiap gereja membutuhkan waktu pemeriksaan berkisar 1-2 jam.
"Pemeriksaan ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi jemaah," ujarnya.
Sementara itu, Kabagops Polres Kulon Progo Kompol Sumalugi membenarkan perihal sterilisasi oleh jibom Polda DIJ. Langkah ini diupayakan untuk mencegah tindak pidana selama prosesi ibadah natal. Salah satu sasarannya mencegah barang-barang terlarang masuk ke area gereja.
Pemeriksaan menjelang ibadah natal memprioritaskan 7 gereja di Kulon Progo. Diantaranya 1 gereja di Kapanewon Sentolo, 2 gereja di Wates, 2 gereja di Nanggulan, dan 2 gereja di Kalibawang. Pasalnya, 7 gereja memiliki jemaah banyak yang memilki potensi gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat. Namun, kepolisian tetap memastikan keamanan gereja lain selama prosesi ibadah.
Baca Juga: Pastikan Kelayakan dan Keamanannya, Polda DIY Lakukan Pengecekan Senjata Api dan Amunisi,
"Ada 45 gereja di Kulon Progo, dan kami memastikan keamanan dan kenyamanan sewaktu ibadah," tuturnya.
Kompol Sumalugi menegaskan, selama prosesi ibadah natal pihaknya menerjunkan 337 personel. Setiap gereja akan dijaga oleh beberapa personel, selama beberapa hari kedepan. Seperti Gereja Bunda Maria Penasehat Baik di Kapanewon Wates yang akan diamankan oleh 13 personel kepolisian.
Menjelang natal, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat ikut serta menjaga kamtibmas, dengan menciptakan suasana aman dan nyaman. Masyarakat juga diminta menghindari berita hoax menjelang hari natal, dengan cara menyaring informasi dan tidak menyebarluaskan.
Sekretaris Gereja Bunda Maria Penasehat Baik Stevanus menyambut baik langkah Polda DIJ dalam mengamankan gereja. Lantaran, gereja akan diapdati jamaah selama beberap hari ke depan. Terutama saat jamaah melakukan ibadah natal.
"Kami juga berkordinasi dengan masyarakat sekitar untuk mengamankan sekitar gereja," ujarnya.
Stevanus menyampaikan, selama proses ibadah natal pihaknua juga berkordinasi dengan pemangku wilayah sekitar. Masyarakat yang berdekatan langsung dengan gereja nantinya juga ikut serta membantu pengamanan. (gas)
Editor : Heru Pratomo