KULON PROGO - Sebuah bangunan Resto Sambel Bakar dan Calista Salon & Wedding Gallery yang terletak di Jalan Tentara Pelajar Nomor 07, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, dilahap si jago merah, Jumat (20/13/2024).
Peristiwa ini terjadi siang hari, saat seluruh penghuni hendak menuju masjid untuk menunaikan ibadah sholat Jumat.
Akibatnya, sarana prasarana resto dan salon rusak parah.
Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kulon Progo Cornelius Hadi Susilo menyampaikan, kronologi awal kebakaran.
Personel damkar mendapatkan kabar kejadian kebakaran sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menuju lokasi. Saat laporan masuk, komdisi restoran sudah dalam keadaan terbakar hebat.
"Sampai di lokasi api cukup hebat, ditambah angin kencang semakin melebar," ucap Susilo, saat ditemui Radar Jogja usai pemadaman, Jumat (20/12/2024).
Susilo menyampaikan, kondisi restoran terbakar dengan hebat, hingga api melebar dari dapur menuju ke salon yang berada tepat di depannya.
Selain itu, saat kebakaran terjadi terdengar suara mirip peluit yang diperkirakan berasal dari tabung gas.
Melihat kondisi itu, personil damkar langsung berusaha memadamkan api.
Damkar menerjunkan 14 personel, 3 armada pemadam, dan 2 tanki air. Api mulai reda setelah damkar berusaha menyemprot air selama 30 menit.
Pemadaman sempat terganggu, akibat listrik yang masih mengalir. Sehingga, api benar-benar padam pada pukul 12.36 WIB.
Akibat kejadian itu, ruang dapur hangus dan menyisakan abu kayu di bagian dapur.
Api yang menyambar area salon di dekat dapur juga membuat salon ikut terbakar.
Furniture dan perlengkapan salon kecantikan hangus terbakar.
Salon tak terbakar habis, dan area restoran masih bisa digunakan untuk menerima tamu. Kebakaran juga tak melukai pegawai maupun pengunjung.
Pasalnya, restoran tengah tutup ditinggal pegawai yang hendak sholat jumat.
"Diduga dari kebocoran tabung, karena sempat terdengar suara mirip peluit," tuturnya.
Susilo menyampaikan, dugaan sementara api berasal dari tabung gas ukuran 3 kg yang bocor di dalam dapur.
Api yang tiba-tiba meluas juga diduga dari terbakarnya tabung gas.
Saat pemadaman, personil damkar juga mengamankan 6 tabung gas 3 kg dan regulator yang hangus terbakar.
Sementara itu, Kanit Propam Polsek Wates Ipda Matori membenarkan kejadian kebakaran.
Personil kepolisian mendapat laporan masyarakat dna langsung meneruskan ke Damkar.
Kepolisian juga menerjunkan tanki air milik Sabhar Polres Kulon Progo untuk membantu pemadaman.
"Dugaan api dari arah dapur, tetapi ini masih penyelidikan," ujarnya.
Ipda Matori menyampaikan, tak ada korban jiwa akibat kebakaran. Hanya saja sarana prasarana resto dan salon rusak parah.
Tak lupa, Ipda Matori menghimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati.
Saat meninggalkan rumah ataupun bangunan, masyarakat harus memastikan kompor gas maupun aliran listrik dalam kondisi mati. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva