KULON PROGO – Enam remaja di Padukuhan Kutan, Jatirejo, Lendah tertangkap basah melakukan vandalisme di fasilitas umum. Aksi pertama kali, dilancarkan di pagar Jembatan Bunder, Kutan.
Bentuk coretan yang cukup identik, aksi vandalisme diduga dilakukan oleh pelajar dari sekolah swasta di Lendah. Masyarakat setempat pun kemudian mendatangi sekolah untuk mengklarifikasi kejadian itu. Pihak sekolah langsung menanggapi laporan masyarakat dengan mencari siswa yang diduga melakukan vandalisme.
Sekolah pun akhirnya mendapatkan 6 siswa yang diduga melakukan kenakalan. "Ada kesepakatan, siswa diminta mengecat ulang fasilitas yang dicorat-coret," ujar Kasihumas Polres Kulon Progp AKP Triatmi Noviartuti Kamis (5/12/2024).
Novi menyatakan, coretan berbentuk SMSL akhirnya dicat ulang oleh siswa. Pengecatan disaksikan langsung oleh masyarakat Padukuhan Kutan.
Warga Padukuhan Botokan yang ikut menyaksikan pengecatan ulang, tersadar ada coretan sejenis. Bahkan di tiga tempat fasilitas umum di Botokan. Akhirnya, warga melaporkan kejadian itu ke personel kepolisian yang ikut mendampingi proses pengecetan.
Setelah dikonfirmasi ulang pada enam siswa tersebut, siswa mengakui telah melakukan vandalisme di tempat lain termasuk di Padukuhan Botokan. Akhirnya keenam siswa melakukan pengecetan ulang di tiga lokasi lain. Pengecetan berlangsung selama satu hari dari pukul 13.30-16.30 Rabu (4/12). (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita