Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komoditas Bawang Merah di Kulon Progo Perlahan Merangkak Naik Jelang Nataru

Anom Bagaskoro • Kamis, 28 November 2024 | 21:35 WIB
BERJUALAN: Penjual bawang merah di Pasar Wates menawarkan dagangannya. 
BERJUALAN: Penjual bawang merah di Pasar Wates menawarkan dagangannya. 

KULON PROGO - Akhir November, harga komoditas bahan pokok mengalami kenaikan.

Terlihat komoditas bawang merah yang mengalami kenaikan drastis selama tiga minggu terakhir.

Kenaikan harga ini, kemungkinan masih terjadi hingga hari Natal dan Tahun Baru.

Sri Ningsih salah satu pedagang Pasar Wates menyampaikan perihal kenaikan harga bawang merah.

Tiga minggu terakhir, harga bawang merah bertahap mengalami kenaikan setiap harinya. Rata-rata kenaikan harga di angka Rp 200 per harinya.

"Kalau sekarang harganya kisaran Rp 38 ribu untuk ukuran besar, yang kecil Rp 30 ribu," ucap Ningsih, Kamis (28/11/2024).

Komoditas bawang menjelang natal mengalami penurunan jumlah pengiriman dari petani. Padahal jumlah permintaan terus mengalami kenaikan.

Akibatnya harga bawang merah juga mengalami kenaikan.

Sebagai pedagang yang telah berjualan hingga puluhan tahun, kondisi ini kerap terjadi jelan Nataru.

Kemungkinan besar harga bawang merah akan melonjak di akhir Desember.

Ningsih berpendapat, cuaca penghujan juga menjadi sumber kenaikan harga.

Permintaan pasar yang tinggi menjelang nataru tak bisa dipenuhi petani.

Lantaran, kebanyakan petani bawang merah tak melakukan penanaman ataupun panen ketika musim hujan.

Apabila ada yang panen, hasil bawang merah juga tak optimal.

Hal yang sama juga dikatakan pedagang bawang merah di Pasar Bendungan Yutni. Harga bawang merah terus naik, hingga saat ini berkisar Rp 36 ribu.

Kendati mengalami kenaikan, harga bawang putih masih berada di harga normal Rp 40 ribu per kg.

"Biasanya memang seperti itu, habis panen pasti turun, kalau jelang nataru selalu naik," ujarnya.

Yutni menjelaskan, komoditas bumbu juga terus merangkak naik jelang Nataru.

Contohnya rempah kemiri yang biasnaya dapat dijangkau dengan harga Rp 50 ribu per ons, kini naik menjadi Rp 65 ribu per ons. Komoditas bumbu lain juga mengalami kenaikan dengan rata-rata Rp 5 ribu.

Selain komoditas itu, minyak juga dikeluhkan pedagang pasar seperti Yutni.

Minyak curah mengalami kenaikan Rp 1 ribu di bulan November.

Kini minyak kemasan dihargai Rp 16 ribu per liter. Sedangkan minyak curah Rp 15 ribu per liter, naik dari yang sebelumnya Rp 13 ribu. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kenaikan harga #merangkak naik #perlahan #nataru #komoditas bahan pokok #Pasar Wates #komoditas #bawang merah