KULON PROGO - Tak jauh dari pusat kota Alun- Alun Wates, terdapat sebuah kawasan yang berisi gugusan batu purba. Terletak di Padukuhan Nabin, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo menyimpan gugusan batu yang menarik untuk dikunjungi. Lantaran, gugusan batu memberikan suara unik. Namun, keunikan kawasan ini belum terjamah pemerintah.
Salah satu warga Padukuhan Nabin Yatin menyampaikan, kawasan gugusan batu purba sama sekali tak dilirik pemerintah. Padahal masyarakat sekitar melihat potensi kawasan gugusan batuan dapat diangkat menjadi berbagai hal, baik konservasi maupun pengembangan wisata.
"Gugusan batu disini sudah ada sejak nenek moyang kami," ucap Yatin, saat ditemui Radar Jogja di lokasi gugusan batu, Kamis (21/11).
Batu berdiameter sekitar dua meter dan terdiri dari lima buah ini diketahui ada sejak dahulu. Batuan ini seringkali dimainkan warga sekitar yang beraktivitas di hutan Kalurahan Sidomulyo. Tak jarang, sekumpulan pemuda padukuhan juga menghabiskan waktu di sekitar kawasan itu. Lantaran, hawa sejuk di hutan memberikan rasa damai.
Bagi sebagian masyarakat Padukuhan Nabin, batu tersebut merupakan warisan leluhur mereka. Lantaran, keunikannya yang dapat mengeluarkan suara gamelan apabila dipukul. Oleh karena itu, warga sekitar berharap agar ada perhatian dari pemerintah daerah.
Perhatian dapat berupa kajian mengenai batu purba tersebut. Apabila dimungkinkan dapat dilakukan penelitian mendalam sebagai dasar untuk mengembangkan potensi wisata geologi. Harapannya, hasil penelitian menjadi dasar pemerintah untuk mengembangkan objek wisata. (gas)
Editor : Heru Pratomo