Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Yeni Muharomah, Kepala MI Muhammadiyah Kaliwiru, Kulon Progo: Transformasi dari Tiga Murid hingga Punya Gedung Sendiri

Gunawan RaJa • Rabu, 20 November 2024 | 18:51 WIB
(Doc Yeni Muharomah untuk Radar Jogja)
(Doc Yeni Muharomah untuk Radar Jogja)

KULONPROGO - Di sebuah lingkungan masjid sederhana, perjalanan inspiratif Kepala MI Muhammadiyah Kaliwiru, Kulon Progo Yeni Muharomah dimulai pada 2005.

Sekolahnya semakin berkembang bahkan, dirinya didaulat sebagai predikat Peserta Terbaik 1 Pendidikan Khusus Kepala Sekolah/ Madrasah (DIKSUSPALA), Region D.I. Jogjakarta Angkatan 2.

“Saat datang ke sini (MI Muh Kaliwiru), kami bahkan tidak punya gedung. Semua dimulai dari nol,” kata Yeni Muharomah pada Rabu (20/11/2024).

Dengan tekad kuat, dia menggandeng masyarakat dan donatur untuk memajukan madrasah. Sekarang gedung madrasah telah lengkap, meski beberapa ruang seperti ruang guru dan kepala sekolah masih butuh pembenahan.

Hujan deras yang sempat meruntuhkan sebagian bangunan awal 2024 tak membuatnya patah semangat. Pihaknya kembali menggalang donasi hingga kemudian mampu memperbaiki gedung, bahkan menambahkan plafon di sebagian besar ruang. 

“Alhamdulillah, Allah SWT selalu mempermudah jalan,” ucapnya dengan senyuman penuh syukur.

Selain fokus pada pembangunan fisik, kepala madrasah tersebut dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai karakter. 

“Guru itu tidak bisa digantikan oleh mesin,” tegasnya. 

Baginya, pendidikan bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga pembentukan kepribadian siswa yang tak tergantikan oleh kecerdasan buatan.

Dalam rangka menghadapi perkembangan zaman, Yeni mendorong para guru generasi milenial di madrasahnya agar menguasai teknologi. 

Baca Juga: Pecah Rekor! Kemenangan 2-0 Indonesia Atas Arab Saudi, Perbesar Peluang Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

“Minimal sebagai pengguna, syukur-syukur bisa berkontribusi mengisi dunia IT dengan informasi pendidikan,” jelasnya.

Menjabat kepala sekolah sejak 2013, dia percaya bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada guru dan siswa, tetapi juga peran aktif orang tua dan masyarakat. 

“Madrasah swasta seperti kami harus bekerja sama dengan semua pihak, karena mengandalkan pemerintah saja itu berat,” ungkapnya. (gun)

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Muhammadiyah #madrasah ibtidaiyah #Kaliwiru #Kulonprogo