Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Beasiswa Retrieval Dikpora DIY Menyasar Siswa Putus Sekolah

Anom Bagaskoro • Selasa, 29 Oktober 2024 | 22:57 WIB
Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Tahun 2024 di Kulon Progo.
Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Tahun 2024 di Kulon Progo.

KULON PROGO - Faktor biaya seringkali menjadi hambatan orangtua atau siswa untuk menikmati fasilitas pendidikan yang layak.

Hal ini terbukti dengan masih adanya siswa putus sekolah di DIY.

Data Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY menunjukkan 319 siswa di Kulon Progo putus sekolah.

Menjawab kondisi itu, Dinas Dikpora DIY telah menyediakan sarana Beasiswa Retrieval.

Beasiswa Retrieval adalah beasiswa yang diberikan bagi anak lulusan Sekolah Menengah Pertama sederajat yang berasal dari keluarga kurang mampu dan belum bersekolah di jenjang Pendidikan Menengah atau siswa SMA/SMK yang Drop Out dikarenakan tidak mempunyai biaya sekolah.

Beasiswa ini, menargetkan anak putus sekolah karena terhambat pembiayaan, untuk bisa bersekolah kembali.

Upaya memperluas informasi beasiswa retrieval, Dikpora DIY rutin menggelar sosialisasi ke masyarakat secara langsung.

Salah satunya sosialisasi di Sanggar Amonglare, Padukuhan Pereng, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Selasa (29/10/2024).

"Memang sosialisasi sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat mengakses beasiswa," ucap Anggota Komisi D DPRD DIY Ika Damayanti Fatma Negara, saat menjadi pembicara dalam Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah, Selasa (29/10/2024).

Ika menjelaskan, sosialisasi yang diikuti masyarakat Padukuhan Pereng, mencoba mengangkat fasilitas pendidikan berupa beasiswa.

Beasiswa memberikan peluang bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sehingga, masyarakat yang kurang mampu dapat memanfaatkan beasiswa tersebut.

Fasilitas beasiswa menengah menyasar berbagai kelompok siswa berlatarbelakang keluarga kurang mampu.

Dalam beasiswa menengah, terdapat 4 tipe beasiswa salah satunya Beasiswa Retrieval yang menyasar kelompok rentan putus sekolah akibat terkendala biaya.

"Melalui beasiswa retrieval, siswa yang telah putus sekolah bisa melanjutkan pendidikannya," ujarnya.

Menurutnya fasilitas Beasiswa Retrieval harus dimanfaatkan masyarakat.

Lantaran, penggelontoran anggaran telah dilakukan Pemprov DIY.

Sehingga, masyarakat tak perlu segan mengajukan beasiswa.

Tentunya, proses pengajuan dilakukan sesuai dengan prosedur dan syarat yang telah ditentukan.

Staf Seksi Sekolah Menengah Atas (SMA) Bidang Sekolah Menengah Dinas Dikpora DIY Alex Haryoko menjelaskan, keberadaan beasiswa retrieval. Beasiswa retrieval merupakan bantuan pendidikan bagi siswa yang dropout atau putus sekolah ketika masih menjalani pendidikan.

"Di Kulon Progo ada 319 siswa putus sekolah, sedangkan di Kalurahan Sendangsari ada 11 siswa," ucapnya.

Tingginya angka siswa putus sekolah ini, membuat Dinas Dikpora mengeluarkan anggaran beasiswa retrieval.

Tujuannya, siswa putus sekolah akibat kondisi ekonomi dapat mengenyam bangku sekolah kembali.

Siswa dan orangtua juga tak perlu khawatir akan pembiayaan pendidikan karena ditanggung dalam beasiswa tersebut.

Di tahun 2024 ini, kuota Beasiswa Retrieval ditujukan pada 100 siswa SMA dan 100 siswa SMK.

Penerima beasiswa ini, akan dapat mengakses pendidikan sekolah formal kembali.

Lantaran, beasiswa retrieval mendistribusikan anggaran maksimal Rp 4 juta ke sekolah yang sebelumnya menampung siswa putus sekolah.

"Putus sekolah pasti banyak alasannya, tetapi dengan beasiswa ini siswa bisa kembali mengakses pendidikan tanpa terkendala keuangan," pungkasnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pemprov DIY #lulusan Sekolah Menengah Pertama #Dinas Dikpora DIY #Beasiswa Retrieval #Komisi D DPRD DIY #beasiswa #Anggaran #Bantuan Pendidikan