KULON PROGO - Lahan seluas empat hektare di kawasan Perbukitan Selo Timur, Hargorejo, Kokap ludes terbakar api. Kondisi medan yang terjal dan berbukit membuat proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama. Bahkan untuk mengakses area kebakaran personel pemadam perlu menggunakan tangga.
Komandan Regu 1 Damkar Kulon Progo Tugiyanto menjelaskan, kronologi kebakaran terjadi saat pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 11.30. Warga melaporkan adanya kebakaran dan kobaran api merembet parah. Mendengar laporan itu Damkar Kulon Progo langsung menuju ke lokasi.
Sesampai di lokasi kobaran api semakin membesar, dan kepulan asap terlihat dari kejauhan. Sebanyak 13 personel, 3 armada pemadam, dan 2 unit ambulans diterjunkan dengan membagi area penanganan. Sebab area terbakar semakin meluas, ditambah medan terjal memaksa mereka memecah regu pemadam.
"Kami mengamankan yang dekat sekolah dan rumah warga," ucapnya.
Letak titik api yang dekat dengan permukiman dan fasum membuat pemadam perlu memadamkan api secara cepat. Terutama di titik api di dekat sekolah dasar yang hanya berjarak sekitar ratusan meter.
Menurutnya, pemadaman kali ini tergolong sulit. Lantaran, medan terjal berbukit perlu dihadapi. Bahkan personel pemadam perlu menaiki tebing dengan tangga bambu agar lebih cepat mengakses ke sumber api.
"Tebingnya cukup tinggi jadi kami perlu naik menggunakan tangga," ucapnya.
Lokasi kebakaran yang terletak di atas bukit juga membuat api merambat dengan cepat. Sebab angin di area bukit cenderung kencang membuat api tak terkendali. Faktor sampah daun kering juga semakin memperparah kebakaran. Sampah kering memicu kebakaran semakin meluas.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.15. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita