Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalan Menuju Bendungan Waduk Sermo Kulon Progo ini Akan Ditutup Tahun Depan! Pengawas Bendungan Sermo Jelaskan Alasannya!

Anom Bagaskoro • Selasa, 15 Oktober 2024 | 22:48 WIB
PENINJAUAN: Tim kerja Waduk Sermo melakukan pengecekan di atas tubuh bendung. 
PENINJAUAN: Tim kerja Waduk Sermo melakukan pengecekan di atas tubuh bendung. 

KULON PROGO - Sempat viral, jalanan di bendung Waduk Sermo ini bakal ditutup.

Penutupan akan dilakukan pada tahun yang akan datang.

Penutupan ini untuk menjaga keamanan bendungan.

Agar masyarakat tak sembarangan menerobos palang pintu masuk.

Hal ini disampaikan Pengawas Bendungan Sermo Novika Prabowo, Selasa (15/10/2024).

"Rencana secara resmi akan ditutup 2025, dengan pertimbangan keamanan bendungan," ungkap Novika. 

Novika menjelaskan, pertimbangan penutupan dilakukan demi keamanan bendung. Pasalnya, di dalam tubuh bendung terdapat beberapa instrumen pemantau.

Terpasangnya alat ini, memegang peran dalam memantau perilaku bendung.

Apabila terjadi kerusakan dalam tubuh bendung, instrumen dapat mendeteksi lebih awal.

Penutupan jalan di atas bendungan dapat meminimalisir kemungkinan kerusakan pada instrumen.

Lantaran, keberadaan lalu lintas di atas jalan bendung dapat membuat keefektifan instrumen pemantauan menurun.

Terlebih jika jalan di tubuh bendung dilalui kendaraan berat dapat merusak instrumen.

Sehingga, keputusan penutupan jalan merupakan langkah yang umumnya dilakukan di beberapa waduk.

"Sebenarnya regulasi pelarangan sudah ada sejak lama, tapi baru efektif nanti di 2025," ucapnya.

Penutupan akses di atas bendung untuk lalu lintas, merujuk pada Peraturan Menteri PUPR No 27 Tahun 2015 tentang Bendung.

Dijelaskan dalam aturan tersebut, terdapat zona yang ditetapkan sebagai wilayah terbatas. Dalam kasus ini, jalan di atas tubuh bendung masuk dalam kategori terbatas.

Dalam menutup jalan akses di atas bendung pihaknya telah menyiapkan akses lain.

Disediakan Jalan Sermo-Clapar yang melewati area bawah bendungan. Akses tersebut dapat dilalui masyarakat sekitar ataupun wisatawan.

Sehingga masyarakat tak kehilangan akses untuk beraktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, tubuh bendung Waduk Sermo telah berusia 28 tahun, dengan target masa pakai normal sekitar 50 tahun.

Saat ini, tubuh bendung masih awet dan tak ada catatan kerusakan.

Hal ini dapat terjadi karena perawatan tubuh bendung yang tepah dilakukan oleh pihaknya.

Selain memasang alat instrumen, pihaknya melakukan perwatan dengan pengendalian sedimentasi.

Bangunan pengendali sedimentasi didirikan di hilir sungai sebelum menuju ke tampungan waduk. Dengan tujuan menghentikan sedimen untuk masuk ke dalam waduk, yang dapat mengurangi volume waduk.

Cara ini, telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir dan dapat memperpanjang usia bendung.

"Saat ini tubuh bendung dalam kondisi aman," pungkasnya. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#penutupan akses #Pengawas Bendungan Sermo #instrumen pemantau #Kulon Progo #palang pintu masuk #alasan #Bendungan Waduk Sermo #deteksi #Jalan Menuju Bendungan Waduk Sermo