KULON PROGO - Polda DIY dan Polres Kulon Progo menggelar kegiatan Bhakti Bhayangkara yang bertempat di Lapangan Bola Voli Sangon, Padukuhan Sangon 2, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Rabu (9/10/2024).
Dalam kegiatan itu, terdapat 3 kegiatan bakti yang menyasar ratusan masyarakat sebagai penerima bantuan.
Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner menyampaikan, Bhakti Bhayangkara merupakan rangkaian acara yang terdiri dari Bakti Sosial, Bakti Nada, dan Bakti Kesehatan.
Pemilihan Kapanewon Kokap, didasarkan pada kondisi sosial masyarakat yang perlu dukungan baik moral maupun materil. Sekaligus, mendekatkan antara kepolisian dengan masyarakat.
"Kegiatan ini menyasar sekitar 600 penerima, baik baksos, bakti kesehatan, dan kegiatan lain," ucap AKBP Wilson, saat diwawancarai awak media, Rabu (9/10/2024).
AKBP Wilson menjelaskan, bakti sosial ditandai dengan pembagian paket sembako ke 600 penerima.
Sembako berisi kebutuhan seperti beras, gula pasir, dan lain-lain.
Setiap penerima akan menukarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya.
Penukaran kupon dilakukan untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran. Sebelum kegiatan itu dilaksanakan, Bhabinkamtibmas melakukan pendataan pada KK yang masuk kategori membutuhkan.
Sehingga, penerima memang layak mendapatkan bantuan.
Di satu tempat yang sama, juga dilaksanakan kegiatan bakti kesehatan.
Terdapat tes kesehatan gratis yang meliputi tes gula darah, kolesterol, dan tensi darah.
Personil dokter kepolisian dikerahkan untuk melakukan pelayanan ke masyarakat.
Tak hanya kaum lanjut usia, kaum muda ikut serta melakukan pengecekan.
Setelah melakukan pengecekan, masyarakat akan mendapatkan obat gratis jika diperlukan.
Khususnya bagi masyarakat lanjut usia yang mengeluhkan adanya masalah kesehatan.
Acara Bhakti Bhayangkara dilanjutkan, dengan bakti nada.
Dikemas dengan santai, acara bakti nada memberikan hiburan langsung ke masyarakat.
Lantaran, masyarakat membutuhkan kegiatan acara penyegaran untuk hiburan. Sekaligus, meningkatkan moral masyarakat.
"Ada acara hiburan, bentuknya pentas seni dan musik," ujarnya.
Bakti nada menampilkan pertunjukan musik, yang dilakukan oleh band Polres Kulon Progo.
Uniknya, band berisi anggota kepolisian aktif yang menggunakan seragam dinas ini, membawakan berbagai macam jenis musik.
Kelihaian personil dalam memainkan alat musik dan melantunkan nyanyian mampu membius masyarakat.
Bahkan puluhan masyarakat berjoget riang di depan panggung, saat penampilan musik.
Pertunjukan dilanjutkan dengan penampilan tari topeng.
Sama seperti sebelumnya, penampilan tarian juga dilakukan oleh personil kepolisian.
Mereka menampilkan tarian dnegan mengenakan pakaian lengkap dengan tambahan topeng. Tentunya, penampilan ini mampu menarik perhatian masyarakat.
AKBP Wilson menambahkan, Bhakti Bhayangkara juga berfungsi sebagai pendinginan jelang Pilkada 2024.
Lantaran, suhu politik berkemungkinan akan panas menjelang Pilkada.
Sehingga dibutuhkan kegiatan yang bersifat menenangkan masyarakat.
Tujuannya agar masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasanya tanpa harus terganggu dengan iklim politik yang ada.
Hal ini sesuai denga jargon Pilkada Aman, Penak Golek Pangan.(gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva