Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hasil Peninjauan PJ Bupati Kulon Progo ke Tiga Proyek Strategis, Proyek Kios Cinderamata Terlambat tapi Bisa Dioptimalkan

Anom Bagaskoro • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 08:10 WIB
PENINJAUAN: Pj Bupati meninjau proyek strategis daerah.
PENINJAUAN: Pj Bupati meninjau proyek strategis daerah.

 

KULON PROGO - Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi beserta perwakilan OPD terkait meninjau tiga proyek strategis daerah, Kamis (3/10). Peninjauan bertujuan untuk memastikan proyek strategis tak mengalami fraud ataupun keterlambatan dalam realisasinya.

 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kulon Progo Tri Wahyudi. Menurutnya tinjauan yang dilakukan oleh pj bupati, semata-mata untuk melihat langsung perkembangan pembangunan yang masuk dalam proyek strategis daerah.

 

"Tiga kunjungan di proyek strategis daerah, Kios Cinderamata Glagah, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sogan, dan SD SMP Terpadu," ucap Tri, saat dihubungi Radar Jogja, Jumat (4/10).

 Baca Juga: Bawaslu Purworejo Kembali Dapatkan Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Ada Foto Paslon di Event Pemerintah

Baca Juga: Pasca-Sterilisasi oleh PT KAI, Anak-Anak Bong Suwung Pindah ke Panti Asuhan hingga Ada yang Tinggal di Becak

Tri menyampaikan, perkembangan pembangunan proyek strategis daerah dikawal secara seksama. Lantaran, proyek memiliki nilai yang cukup besar, serta tujuan pembangunan yang akan berdampak pada masyarakat sekitar.

 

Dirinya mencontohkan, pembangunan SD dan SMP Terpadu yang terletak di Padukuhan Terbah Kalurahan Wates dinilai akan memberikan manfaat. Lantaran, bangunan itu difungsikan sebagai bangunan pengganti sekolah lama. Kemudian dipusatkan menjadi satu kawasan terpadu. "Memang ada yang terlambat seperti proyek kios cinderamata, tetapi masih bisa dioptimalkan," ucapnya.

 

Tri menyampaikan, saat kunjungan Pj Bupati memberikan arahan agar proyek strategia diselesaikan sesuai jadwalnya. Terutama proyek Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) yang ditargetkan dapat beroperasi di 2025. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bangunan dapat segera melayani kebutuhan masyarakat.

 Baca Juga: Usai Mandalika, Pebalap Binaan Astra Honda Langsung Bidik Podium di IATC Motegi Jepang

Baca Juga: Didatangkan dari Indonesia, Produk Bumbu Kampoeng yang Terdiri dari 14 varian Bumbu Khas untuk Konsumsi Jemaah Haji di Arab Saudi

Sebelumnya, Inspektur Irda Kulon Progo Arif Prastowo menjelaskan, pihaknya melakukan pengawasan intensif di proyek strategis daerah. Pengawasan dilakukan dengan probity audit, oleh tim pengawasan irda. 

 

"Pengawasan menyasar kesesuaian speksifikasi bangunan dan ketepat waktu pengerjaan," ucap Arif, saat ditemui Radar Jogja beberapa waktu lalu.

 

Arif menjelaskan, pengawasan sengaja dilakukan untuk menghindari fraud yang seringkali terjadi akibat kelalaian pelaksanaan. Harapannya melalui pengawasan yang ketat, dapat menghindari kemungkinan terjadinya fraud. (gas/pra) 

 

Editor : Heru Pratomo
#OPD #Cinderamata #Kulon Progo #setda #proyek #Pj Bupati #Sekolah #administrasi pembangunan #Srie Nurkyatsiwi #Proyek Strategis Daerah