KULON PROGO - Pengadaan tanah proyek Tol Jogja-YIA telah mencapai tahap pemberian nominal ganti untung. Terdapat empat kalurahan yang telah mencapai tahapan ini. Namun, proses pencairan ganti untung dimungkinan akan berlangsung November nanti.
"Belum bisa dipastikan jadwal pembayarannya, tetapi jika sudah disetujui maka segera dibayar," ucap Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kulon Progo Ade Setiya Budi, saat dihubungi Radar Jogja Rabu (2/10/2024).
Ade menjelaskan, dari sekitar 2.550 bidang tanah yang terinventarisir, sebanyak 267 bidang telah melalui tahapan pengumuman nominal dan sedang diajukan pembayarannya. Seluruh bidang ini berasal dari Kalurahan Banguncipto, Kaliagung, Pengasih, dan Karangsari.
Dari empat kalurahan itu, daerah terdampak berasal dari Padukuhan Banaran Lor, Kalipenten, Derwolo, Tunjungan, dan Cekelan. Kalurahan Banguncipto menjadi wilayah dengan pengumuman nominal terbanyak, sejumlah 105 bidang.
Ade menjelaskan, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) perlu menyetujui hasil nominal ganti untung untuk proses pembayaran. Lembaga ini memiliki peran dalam peninjauan dokumen serta nilai yang sesuai dalam ganti untung. Sehingga, pihaknya tak dapat memastikan jadwal pembayaran ganti untung.
Akan tetapi, dia memastikan proses pembayaran dimungkinan bulan depan. Lantaran pihaknya telah mengirimkan surat ke LMAN untuk ditindaklanjuti dan menyegerakan proses pembayaran ganti untung.
"Ada empat kalurahan dan lima padukuhan yang sebagian bidang tanah telah menerima nominalnya," ucapnya.
Sementara itu, Lurah Banguncipto Boiran membenarkan, sebagian warga terdampak tol telah menerima nominal. Sebelum menerima, warga terdampak telah melalui beberapa tahapan. Di antaranya tahapan inventarisir dan musyawarah.
"Sebelumnya diinventarisir oleh tim appraisal (penilaian), dari situ muncul luasan tanah dan aset," ucapnya.
Baca Juga: KPU Kebumen Sebut Kebutuhan Bilik Suara Pilkada Sudah Tercukupi, Terima 8.748 Unit
Setelah itu, proses dilanjutkan dengan musyawarah penentuan harga. Sebagian masyarakat yang menyetujui nominal, akan mendapatkan surat berisi nominal ganti untung.
Mengenai jumlah nominal yang diterima masyarakat, dia mengaku tak tahu menahu. Namun dari pengakuan warga, penerima pengumuman nominal mendapatkan ganti untung hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan harga aslinya. (gas/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita