Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tunjukkan Eksistensi dan Perluas Jaringan Bisnis, 87 BUMKal di Kulon Progo Menampilkan Gelar Potensi di Manunggal Fair 2024

Anom Bagaskoro • Selasa, 1 Oktober 2024 | 04:48 WIB
IKUT ANDIL: Masyarakat Kulon Progo saat ikut unjuk diri dalam potensi BUMKal di Manunggal Fair 2024.
IKUT ANDIL: Masyarakat Kulon Progo saat ikut unjuk diri dalam potensi BUMKal di Manunggal Fair 2024.

 

 

KULON PROGO - Forum Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Kulon Progo mengadakan gelar potensi di Taman Budaya Kulon Progo Minggu (29/9/2024). Gelar potensi bertujuan menampilkan keberadaan BUMKal sebagai unit usaha di kalurahan. Sekaligus, memperluas jaringan bisnis melalui pengenalan potensi unit usaha.

"Peserta ada 87 BUMKal, setiap kalurahan mengirimkan perwakilan," ucap Ketua Forum BUMKal Kulon Progo Tristi Shintawati Senin (30/9/2024).

Gelar potensi BUMKal diawali dengan kirab budaya yang diikuti pengurus masing-masing BUMKal. Dalam kirab, BUMKal menunjukkan potensi kalurahannya yang telah dijadikan unit usaha. Seperti BUMKal Pagerharjo menunjukkan potensi wisata perkebunan kopi melalui penggambaran hasil panen yang diarak dalam kirab.

Selesai melakukan kirab, BUMKal melanjutkan kegiatan dengan mengadakan lomba penampilan. Lomba mencoba mengangkat atraksi sebagai komoditas unggulan dari potensi setiap kalurahan yang dikelola BUMKal. Sebagai contohnya, penampilan peragaan batik dari BUMKal Ngentakrejo. "Jadi memang pertunjukkannya macam-macam, tergantung sektor unggulan setiap kalurahan," ujarnya.

Tristi menjelaskan, gelar potensi BUMKal diadakan sebagai wadah menampilkan setiap unit usaha yang dimiliki kalurahan. Masyarakat dapat mengetahui keberadaan BUMKal melalui kegiatan tersebut. Sehingga, eksistensi BUMKal semakin terlihat di mata masyarakat.

Hal ini dinilai penting, karena BUMKal memiliki sejarah panjang dalam sistem pemerintahan kalurahan. Cikal bakal BUMKal diawali dengan lembaga keuangan mikro (LKM) yang dikelola pemerintah kalurahan. Di tahun 2016, LKM bertransformasi menjadi BUMKal untuk memberikan kesempatan mengembangkan bisnisnya.

"BUMKal diwujudkan agar bisnis kalurahan dapat berkembang tak hanya pada sektor simpan pinjam," ucapnya.

BUMKal yang terus bertumbuh, mulai melebarkan sayapnya membangun lini bisnis lainnya. Namun, untuk mengembangkan bisnis potensi perlu dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga kegiatan gelar potensi dapat mengenalkan potensi dan lini bisnis baru setiap BUMKal.

Melalui gelar potensi, BUMKal dapat memperoleh jaringan bisnis baru. Investor dapat melihat potensi dari sebuah kalurahan melalui BUMKal. Apabila muncul ketertarikan dari investor, BUMKal akan menerima modal untuk pengembangan bisnis baru dengan sistem pemberdayaan masyarakat. (gas/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Manunggal Fair #Gelar Potensi #Kulon Progo #BUMKal #Taman Budaya Kulon Progo