KULON PROGO - Kurang dari 24 jam, tiga kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Bumi Binangun. Dua kecelakaan diakibatkan oleh bus yang ugal-ugalan, membuat pengendara lain celaka. Kejadian kecelakaan diawali, insiden bus Efisiensi dengan mobil di sore hari.
Berlanjut insiden mobil menyeruduk dump truk di barat SMPN 2 Pengasih pada dini hari. Tak selang lama, berlanjut kejadian pikap kehilangan kendali akibat bus Sugeng Rahayu melewati median jalan.
Bus Efisiensi vs Avanza di Barat Persimpangan Demen
Kecelakaan lalu lintas terjadi di barat persimpangan Demen, Padukuhan Sidatan, Kalurahan Kalidengen, Selasa (24/9). Kejadian yang merenggut 2 nyawa pengguna mobil Avanza B 2302 KFJ, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut saksi mata Nadi, kejadian berawal saat Bus Shuttlequ Efisensi AA 7517 OD melaju dari arah barat menuju ke arah timur. Dari arah berlawanan muncul mobil Avanza B 2302 KFJ yang kala itu melaju dengan kecepatan tinggi. Tak tahu alasannya, Bus efisiensi melebih marka jalan dan menabrak mobil Avanza.
Avanza Menyeruduk Dump Truck di Barat SMPN 2 Pengasih.
Kecelakaan kembali terjadi di Jalan Jogja-Wates, barat SMPN 2 Pengasih yang melibatkan mobil Avanza AB 1408 QR dengan dump truck BM 9087 SU, Rabu dini hari (25/9). Insiden itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, yang mana mobil Avanza menabrak bagian belakang dump truck.
"Sekitar pukul 02.00 WIB, Avanza menabrak bagian belakang dump truck," ucap Kasihumas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviartuti, Rabu (25/9).
AKP Novi menjelaskan, kejadian berawal saat dump truck yang dikemudikan Agus Setyawan melaju dari arah timur ke barat. Di lajur sama mobil Avanza hitam yang dikendarai Akbar Ilham melaju dibelakang truk. Sesampainya di TKP, mobil tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang dump truck.
Untungnya, kecelakaan tak mengakibatkan luka fatal bagi pengemudi mobil dan dump truk. Hanya saja, mobil Avanza mengalami ringsek bagian depan. Sedangkan, dump truck mengalami bengkok as roda belakang. Atas kejadian itu kerugian materil diperkirakan Rp 50 juta.
Akibat Menghindari Bus Sugeng Rahayu, Mobil Pickup Masuk Persawahan
Insiden kecelakaan kembali terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Jalan Nasional Wates-Purworejo, Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates Rabu (25/9). Kecelakaan itu dipicu Bus Sugeng Rahayu yang melewati batas marka jalan tengah, membuat mobil pickup yang berlawanan arah terpaksa banting stir hingga terjun ke area persawahan.
Baca Juga: Pilkada Kebumen Rawan Wuwuran, KPU dan Bawaslu Perlu Tumbuhkan Kesadaran Pemilih
"Bus Sugeng rahayu melaju dari arah barat ke timur, tetapi melebihi marka jalan," ucap Kanit Gakkum Satlantas Polres Kulon Progo Ipda Tanto Kurniawan, Rabu (25/9).
Ipda Tanto menjelaskan, pada awalnya bus Sugeng Rahayu melaju dari arah barat menuju ke timur. Sedangkan dari arah berlawanan terdapat mobil pickup AB 8064 FC yang dikendarai Suroso (56). Melihat kondisi bus yang melewati marka tengah jalan dengan kecepatan tinggi, Suroso sebagai pengemudi kemudian mencoba mengambil sisi kiri untuk menghindari bersenggolan dengan Bus Sugeng Rahayu.
Nahasnya, karena jarak yang berdekatan dengan bus, ditambah tak ada ruang untuk menepikan pickup, Suroso terpaksa membanting stir ke sebelah kiri. Membuat pickup dan Suroso yang berada didalamnya terjun ke dalam area persawahan.
Kejadian itu, membuat Suroso mengalami luka ringan akibat dirinya masih berada di dalam pickip. Sedangkan pickup yang ditungganginya, mengalami ringsek dibagian depan, dan terpaksa harus dikeluarkan dari area persawahan menggunakan katrol. (gas)
Editor : Heru Pratomo