KULON PROGO - Kendaraan pikap Isuzu Panther AA 8310 JB terbakar di Jalan Protokol Brigjend Katamso, Kulon Progo Senin (23/9/2024). Kebakaran mobil operasional milik Pondok Pesantren Al-Manar Muhammadiyah Pengasih ini, diduga dipicu akibat korsleting arus listrik.
"Sebelumnya kendaraan normal-normal saja, muncul api kemungkinan karena korsleting," ucap Guru Ponpes Al-Manar Muhammadiyah Pengasih Muhammad Amar Khadafi, saat ditemui Radar Jogja, Senin (23/9/2024).
Kejadian berawal saat Amar mengendarai pickup dari arah utara menuju selatan ke arah persimpangan Karangnongko. Niat awal, Amar beserta temannya hendak menuju ke daerah dekat Stadion Cangkrong untuk mengambil sumbangan buah dari donatur.
Namun sesampainya di dekat TKP, muncul asap dari kisi-kisi lubang AC. Sontak hal itu membuat kebingungan Amar sebagai sopir. Lantaran, kendaraan tersebut selama ini tak bermasalah, dan dalam kondisi prima.
Melihat kondisi itu, Amar kemudian memelankan laju kendaraan menuju ke sisi kiri badan jalan. Tak selang beberapa lama, sekitar pukul 20.25 WIB api mulai terlihat di bagian dashbor dekat setir mobil. Kejadian itu membuat dirinya kaget, dan mencoba memadamkan api. Sayang usahanya tak membuahkan hasil.
Api berkobar sangat cepat dan merembet bagian kursi, dan mengenai kap depan bagian mobil. Ketika api semakin membesar, warga juga berdatangan untuk memadamkan. Sekaligus memanggil petugas Damkar Kulon Progo.
"Tidak ada luka, cuma kerugiannya mungkin hampir puluhan juta," ujarnya.
Amar menjelaskan, kebakaran yang menimpa mobil operasional ponpes membuat kerusakan dibagian area dashbor dan jok. Sedangkan, bagian mesin mobil masih tersisa sebagian yang bisa diselamatkan. Padahal pickup tersebut, merupakan kendaraan operasional ponpes yang digunakan untuk mengangkut santri maupun keperluan ponpes.
Sementara itu, Perwira Pengawas Polsek Wates Ipda Mariyadi membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan pengakuan pengemudi, warga sekitar, dan sisa kebakaran, api dipicu korsleting arus listrik. "Sebenarnya api tidak terlalu lama berkobar, hanya saja cukup besar karena membakar jok," ujarnya.
Menurutnya, kobaran api bisa membesar karena menyambar bagian sofa yang mudah terbakar. Proses pemadaman berlangsung singkat dengan bantuan Damkar Kulon Progo. Untungnya, kejadian tersebut tak mengakibatkan korban jiwa. (gas)
Editor : Sevtia Eka Novarita