KULON PROGO - Ratusan masyarakat, sejak pagi memadati Balai Kalurahan Demangrejo, Sentolo, Kulon Progo. Bahkan hingga menjelang siang hari, kerumunan masyarakat tak beranjak dari tempat sebelumnya. Masyarakat justru semakin bertambah memadati balai kalurahan.
Berkumpulnya warga, tak lepas dari kegiatan yang diselenggarakan Kalurahan Demangrejo. Kalurahan yang saat ini, telah memasuki umur 77 tahun memperingati hari jadinya dengan berbagai macam kegiatan. Seperti di hari pertama, terdapat Kirab Gunungan yang dikawal pasukan bregada, dan pameran potensi kalurahan.
"Kami memperingati Hari Jadi ke-77 Kalurahan Demangrejo," ucap Lurah Demangrejo Gunawan, saat ditemui Radar Jogja di Balai Kalurahan, Kamis (19/9).
Baca Juga: Saddam Gaffar Gacor Bersama FC Bekasi City, PSS Sleman Gak Kecewa?
Peringatan hari jadi diawali dengan pemantasan musik gamelan, sambil menunggu arak-arakan kirab yang sedang mengelilingi desa. Ketika kirab yang dikawal pasukan bregada merapat di kalurahan, muncul dua gunungan besar, berupa gunungan hasil bumi dan jajanan pasar. Kirab juga diikuti seluruh lapisan masyarakat yang menggunakan busana adat jawa, dan menunjukkan potensi Kalurahan Demangrejo.
Selain melakukan kirab, terdapat pameran yang juga dilakukan di balai kalurahan. Pameran tersebut menunjukkan potensi usaha dari sembilan kalurahan di Kulon Progo. Dari pemeran tersebut diperjualbelikan berbagai produk kerajinan, hingga makanan yang berasal dari UMKM kalurahan.
"Kalau dari Kalurahan Demangrejo yang dipamerkan berupa produk olah telur asin yang telah banyak diketahui masyarakat," ujarnya.
Gunawan menjelaskan, dalan peringatan hari jadi kalurahan, pihaknya ingin mengangkat potensi UMKM kalurahan.
Baca Juga: Pemkot Jogja Siapkan Sanksi Bagi ASN Jika Tak Netral dalam Tahapan Pilkada 2024, Berikut Rinciannya
Baca Juga: Torehkan Sejarah Baru! Panahan DIY Jegal Jatim di PON 2024
Sehingga, pihaknya memfasilitasi keberadaan pameran. Dengan harapan dapat memperkenalkan produk, serta menjual komoditas selama pameran.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi bahkan sengaja mengunjungi stan UMKM. Dirinya bahkan menunjukkan ketertarikannya pada produk yang dijual dalam pameran.
Tak segan, dirinya juga membeli setiap produk yang dipamerkan di setiap standnya. "Langkah tepat, harapannya bisa membangun ekonomi inklusi," ucap Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi.
Siwi mengapresiasi, langkah kalurahan dalam mengkolaborasikan potensi UMKM, dan kesenian. Langkah itu, dinilai memberikan inovasi baru dalam mewujudkan ekonomi yang berdampak dan berkelanjutan. (gas)
Editor : Heru Pratomo