Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Belajar dari BUMKal Pagerharjo Kembangkan Konsep Pentahelix Jadi Kawasan Wisata, Dikunjungi Ratusan Ribu Wisatawan

Anom Bagaskoro • Minggu, 15 September 2024 | 15:25 WIB

 

KESENIAN DAN UMKM: Bumkal Pagerharjo menggelar pameran dan membuka paket wisata budaya.   
KESENIAN DAN UMKM: Bumkal Pagerharjo menggelar pameran dan membuka paket wisata budaya.  

 

RADAR JOGJA - Melejitnya nama Pagerharjo sebagai salah satu rujukan tempat menghabiskan waktu di libur panjang tak terlepas dari peran Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal). Lantaran, dalam mengembangkan potensi desa, lembaga ini cukup banyak berperan aktif, terutama dalam menangkap peluang yang ada.

Wilayah Pagerharjo yang memiliki potensi bentang alam, budaya, serta potensi lainnya mampu ditangkap BUMKal. Melalui konsep pentahelix, pengembangan potensi Pagerharjo dapat berjalan optimal.

Tentunya dengan hasil memberikan peningkatan taraf hidup masyarakat. "Kami sengaja mengusung konsep kolaborasi, dengan tujuan mengoptimalkan potensi," ucap Direktur BUMKal Pagerharjo Sri Hardani, Jumat (13/9).

Baca Juga: Tanaman Anggrek Vanda Tricolor Var Suavis Jadi Media Promosi Pariwisata Sleman

Baca Juga: Sejumlah Warga Keberatan karena Operasional TPST Dingkikan, Bantul Menimbulkan Bau

Perempuan yang kerap dipanggil Dani ini menyampaikan, konsep pentahelix yang diusung BUMKal melibatkan kolaborasi antar pihak. Meliputi pemerintah kalurahan, BUMKal, masyarakat, pelaku usaha, dan media.

Sebagai pihak dari pemerintah, BUMKal menyediakan anggaran untuk investasi di bidang pariwisata. Seperti pembuatan objek wisata Pancer Menoreh yang menjadi pusat pariwisata Kawasan Pagerharjo.

Tempat ini dijadikan pusat wisata karena, kalurahan Pagerharjo memiliki berbagai macam wisata. Terdapat tiga paket wisata yang telah banyak memiliki peminat, yaitu paket wisata alam, wisata budaya, dan wisata edukasi.

Ketiga paket tersebut dikolaborasikan, memberikan berbagai tawaran untuk pengunjung. Berkat inovasi tersebut sudah banyak pengunjung berdatangan ke Kalurahan Pagerharjo.  "Setiap tahunnya ada ratusan ribu, pengunjung yang masuk ke Kawasan Wisata Pagerharjo," ujarnya.

Tak berhenti diaitu, potensi UMKM juga diwadahi BUMKal Pagerharjo. Sebagai wilayah yang berada di Perbukitan Menoreh, masyarakat kebanyakan merupakan petani cengkeh, dan kopi. Demografi ini ditangkap oleh BUMKal dan dikembangkan secara holistik.

Baca Juga: Jadi Ancaman Selama Pancaroba, Dinkes Jogja Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan dan Diare

Baca Juga: Ratusan Robot Terbang Buatan Mahasiswa se-Indonesia di Ajang KRTI Siap Berkonstestasi di Gunungkidul

Baca Juga: Gandeng Pendekar United, By.U Ajak Pelajar Di Yogyakarta Wujudkan Mimpi Jadi Pemain Futsal Pro

Potensi perkebunan cengkeh dan kopi diperluas menjadi paket wisata. Pemilik perkebunan diajak memahami potensi wisata yang mereka miliki. Sehingga, pendapatan mereka bisa bertambah, di samping dari hasil panen, juga bisa diambil dari kunjungan wisatawan.

Selain, mengembangkan ke arah wisata, BUMKal juga meningkatkan kompetensi pelaku usaha khususnya UMKM. Berbagai macam pelatihan digelar demi meningkatkan kualitas dan potensi produk UMKM. Terlebih, Kalurahan Pagerharjo rajin mengikuti pameran, yang memberikan peluang produk UMKM dapat dikenal.

Usaha BUMKal dalam memperkenalkan produk UMKM berhasil. Terbukti dengan meroketnya produk olahan kopi yang mulai banyak diminati. Serta produk hasil pertanian vanili yang terus mengalami peningkatan penjualan."Melalui BUMKal, perekonomian masyarakat bisa semakin baik," ujarnya.

Klaimnya mengenai perekonomian membaik tentunya didasari dengan banyaknya masyarakat yang akhirnya mendapatkan pekerjaan. Tak hanya untuk petani, dan pelaku usaha, masyarakat lain juga secara langsung menikmati manfaatnya. Melalui jumlah kunjungan tinggi di wisata banyak masyarakat memanfaatkan untuk berjualan ataupun ikut serta dalam mengelola wisata. (gas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Objek Wisata #Kulon Progo #Direktur #BUMKal #Pancer Menoreh #Pagerharjo