RADAR JOGJA - Kejadian pembacokan menimpa pelajar sekolah menengah, FS (16) dan RBN (15) di Jalan Deandels, Padukuhan Siliran, Kalurahan Karangsewu, Minggu (1/9). Setelah dilakukan penangkapan, terdapat sembilan pelaku yang memiliki latar belakang pelajar.
"Kejadian sekitar pukul 16.00 di Jalan Deandels," ucap Kasihumas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviartuti, Senin (2/9).
AKP Novi menyampaikan, kejadian berawal saat FS bersama rombongan hendak pulang setelah menonton pertandingan futsal di Lapangan Futsal Bojong, Kapanewon Panjatan. Saat melewati Ruas Jalan Deandels Padukuhan Siliran, rombongan diberhentikan oleh sekelompok orang yang tak diketahui identitasnya.
Salah satu orang dari kelompok itu membawa senjata tajam berupa clurit. Diberhentikan secara mendadak korban FS jatuh dari motornya. Tanpa alasan jelas korban langsung dibacok dengan clurit yang dibawa pelaku sebelumnya.
Clurit yang diayunkan pelaku mengenai, bagian belakang tubuh korban. Setelah melakukan aksi itu, kelompok pelaku meninggalkan rombongan korban menuju ke arah barat.
Setelah kejadian itu korban langsung dirujuk di RS Rizki Amalia Medika. Didapati empat luka sayaran di bagian belakang tubuh korban, tepatnya di pantat, punggunh, dan pinggang dengan kedalaman sekitar dua senitmeter. Untungnya kondisi pelajar semakin mrmbaik dan diperbolehkan untuk pulang.
Tak jauh dari TKP penganiayaan, terdapat korban lain yang juga masih pelajar. RBN langsung dirujuk ke RSUD Wates. Warga yang menolong korban juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panjatan. "Kejadian penganiayaan juga menimpa RBN (15), lokasi tak jauh dari TKP sebelumnya," ujarnya.
Mendengar adanya laporan kejadian itu, Polsek Galur dan Tim Buser Polres Kulon Progo langsung melacak pelaku. Sekitar pukul 23.30 WIB terduga pelaku langsung diamankan pihak kepolisian. Terdapat sembilan terduga pelaku yaitu, ZFS (18), MRAF (17), YEP (18), FDP (16), AAF (16), MGA (16), SRB (18), IWP (17), dan RFK (17). (gas/pra)