RADAR JOGJA - Masyarakat Kalurahan Jangkaran Kapanewon Temon, pagi tadi digegerkan dengan seorang pria tak diketahui identitasnya (30), terjatuh ke dalam pemecah ombak Pantai Congot, Jumat (23/8). Pria tersebut terjatuh akibat tak bisa mengendalikan diri, karena berada dalam kondisi mabuk berat.
Kasihumas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviartuti menyampaikan, kejadian berawal saat saksi Tri Waluyo tak sengaja melihat korban dan satu temannya tengah meminum minuman keras. Sekira pukul 05.30 korban meminta umpan ke Tri karena hendak memancing. "Saksi mencegah agar korban tak memancing, karena dalam posisi mabuk," ucap AKP Novi, Jumat (23/8).
Korban justru tetap memaksa untuk memancing di pemecah ombak. Tri pun akhirnya membiarkan, karena korban tetap nekat. Tak selang beberapa lama, korban diketahui telah terjatuh di laut. Untungnya saat itu, korban berhasil diselamatkan oleh pemancing lain yang berada di lokasi sekitar.
Korban yang telah jatuh justru tak kapok, dan berniat melakukan kegiatan memancing kembali. Alhasil, tak selang lama korban terjatuh kembali di pemecah ombak. Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Saat itu, gerak gerik korban terpantau oleh Tim SAR, sehingga korban langsung dievakuasi.
Evakuasi melibatkan lima anggota Tim SAR Gabungan dengan menggunakan metode vertical. Tim segera melakukan penyelamatan, sebelum air laut mengalami pasang, dan berpotensi pada keselamatan korban. "Langsung dirujuk ke RS Rizki Amalia Temon," pungkasnya.
Korban mengalami beberapa luka parah akibat terjatuh dari ketinggian. Beberapa luka seperti luka memar pada pelipis, lecet lengan kiri, memar pada bagian telinga, dan tak sadarkan diri. Untungnya nyawa korban berhasil diselamatkan. (gas/pra)