Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

KWT di Kulon Progo Bagikan Sayuran Cuma-cuma Program Gempar dalam Grebeg Lumbung Mataraman

Anom Bagaskoro • Kamis, 22 Agustus 2024 | 23:47 WIB
MERIAH: Suasana Grebeg Lumbung Mataraman, Kamis (22/8/2024).
MERIAH: Suasana Grebeg Lumbung Mataraman, Kamis (22/8/2024).

KULON PROGO - Program Gerakan Menanam di Pekarangan (Gempar) di Kulon Progo berbuah manis.

Hasil panen berbagai sayuran dibagikan cuma-cuma ke masyarakat secara gratis dalam Grebeg Lumbung Mataraman.

"Ada 300 paket sayur hasil program Gempar," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kulon Progo Drajat Purbadi, saat ditemui Radar Jogja di lokasi Grebeg Lumbung Mataraman Pasar Hewan Pengasih, Kamis (22/8/2024).

Program Gempar ini, lanjutnya, dijalankan oleh kelompok wanita tani (KWT) dengan total 30 kelompok.

Adapun paket yang dibagikan berupa tiga komoditas sayur dan satu produk olahan makanan.

Dalam implementasi program Gempar, komoditas sayuran cukup banyak ditanam di pekarangan.

Memanfaatkan lahan yang kecil didepan rumah, justru memberikan manfaat bagi anggota KWT yang merupakan ibu rumah tangga.

Selain untuk konsumsi, hasil panen juga seringkali dijual seperti yang dilakukan dalam acara Grebeg Lumbung Mataraman.

"Ada komoditas terong, tomat, kangkung, serta sawi, ini kami beli dan dijadikan paket yang dibagikan," ucapnya.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti acara Grebeg Lumbung Mataraman nampak jelas terlihat.

Terutama saat penukaran kupon dengan paket saturan. Ratusan masyarakat rela mengantri berdesakan untuk mendapatkan paket.

Ana Aritawati salah satu masyarakat yang menukarkan kupon menyampaikan antusiasnya untuk mendapatkan paket sayuran.

Dia rela menunggu sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.30 WIB untuk menukarkan paket.

Untungnya, Ana mendapatkan paket karena telah mendaftar dan mendapat kupon.

"Kuponnya gratis, jadi lumayan terbantu karena sayuran cukup dibutuhkan untuk masak," ucap Ana.

Ana menuturkan, dirinya mendapatkan paket berisi tiga komoditas sayur dan satu olahan pangan.

Setidaknya paket yang ia dapatkan dapat memenuhi kebutuhan selam 3 hari kedepan.

Sehingga dirinya tak perlu merasa khawatir.

Selain mengikuti penukaran paket dirinya juga mengikuti kegiatan lain dari acara tersebut.

Lantaran, terdapat rangkaian acara, diantaranya bazar KWT, senam massal, hingga rayahan gunungan.

Puncak acara dalam kegiatan ini berupa rayahan gunungan.

Gunungan berisi hasil bumi dari panen program Gempar dirayah secara bersamaan oleh masyarakat. Hanya berselang 5 menit gunungan ludes dirayah. (gas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Program Gempar #KWT #Gerakan Menanam di Pekarangan #Dispertapa Kulon Progo #sayuran #Dispertapa #Kulon Progo #kebutuhan #Grebeg Lumbung Mataraman #panen #Dinas Pertanian dan Pangan #komoditas