KULON PROGO - Ikatan Mahasiswa Kulon Progo (IMKP) mengikuti Program Sapa Warga dengan tujuan meminta fasilitas kantor sekretariat.
Tak butuh waktu lama, pemkab langsung menindaklanjuti permintaan tersebut.
"(Kami, Red) siap mendukung, ini tadi sudah berkeliling di dua tempat," ucap Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono, saat ditemui Radar Jogja, Jumat (2/8/2023).
Pemkab berkomitmen memfasilitasi kebutuhan organisasi.
Menurutnya, keberadaan organisasi mahasiswa perlu didukung oleh pemkab.
Untuk menjadi wadah organisasi mahasiswa yang nantinya dapat memberikan kontribusi sosial di masyarakat.
Gedung yang menjadi opsional sebagai tempat sekretariat IMKP yakni, gedung di sebelah barat rumah dinas bupati.
Gedung lainnya terletak di utara rumah dinas wakil bupati, yang saat ini tengah direhab dan digunakan oleh organisasi PKK.
"Tinggal memilih yang mana, kalau di sebelah barat perlu disekat, kalau di utara sudah siap," ujarnya disela-sela keliling melihat bangunan (room tour).
Ketua IMKP Fita Nur Savitri mewakili kelompoknya menyambut baik fasilitas yang nantinya akan digunakan sebagai sekretariat.
Menurutnya selama ini, banyak kegiatan IMKP tak memiliki tempat naungan. Sehingga cukup banyak menghambat urusan administrasi.
"Misal kalau ada surat menyurat, alamat tujuannya tidak jelas," ucap Fita.
Fita menuturkan, IMKP setiap minggunya selalu mengadakan rapat rutin untuk melaksanakan program kerja tahunan.
Biasanya rapat ini dilakukan di cafe, sehingga tak terlalu efektif untuk membahas kegiatan.
Padahal setiap tahunnya organisasi ini menelurkan 24 program kerja, yang berdampak di masyarakat.
Salah satunya, program pengajaran dan qurban.
Program mahasiswa mengajar merupakan program IMKP menyambangi masyarakat secara langsung untuk memberikan tambahan pengajaran usai pendidikan formal.
Sedangkan program qurban merupakan kegiatan penyaluran hewan sembelih ke masyarakat.
Kedua program ini diklaim memberikan dampak positif di masyarakat. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva