Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sapa Warga Minta Perbaikan Jalan Malah Dinyinyiri Pamong Kalurahan Giripurwo

Anom Bagaskoro • Selasa, 30 Juli 2024 | 03:30 WIB
AUDIENSI: Warga Kalurahan Giripurwo mengadakan audiensi.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA
AUDIENSI: Warga Kalurahan Giripurwo mengadakan audiensi.ANOM BAGASKORO/RADAR JOGJA

 


RADAR JOGJA - Dalam program Sapa Warga yang diselenggarakan Pemkab Kulon Progo warga Kalurahan Giripurwo minta perbaikan jalan. Namun, karena kurang dalam komunikasi, Pamong Kalurahan Giripurwo justru nyinyir dengan aspirasi yang disampaikan masyarakat.


"Menanggapinya kurang pas, mungkin karena spontan dan sedikit emosi," ucap perwakilan masyarakat Wahono Nugroho, saat ditemui Radar Jogja usai audiensi, Senin (29/7).


Wahono menuturkan, sejak beberapa orang mengikuti program sapa warga, banyak respon bermunculan. Kebanyakan warga mendukung adanya aspirasi yang disalurkan. Namun, terdapat pamong desa yang justru memberikan tanggapan negatif atas proses aspirasi. Lantaran, berita yang disiarkan dianggap menyudutkan kalurahan.


Saat sapa warga, masyarakat mengaspirasikan mengenai jalan berstatus milik kalurahan tak kunjung diperbaiki. Padahal akses ini dinilai sangat vital bagi masyarakat. Terlebih adanya jalan merupakan akses perkebunan tebu yang seringkali dilewati truk pengangkut tebu. Sehingga kerusakan jalan semakin parah.


Dalam kegiatan sapa warga itu, pemkab secara terbuka menerima aspirasi masyarakat. Memberikan tanggapan positif atas saran dari masyarakat. Rencananya pemkab segera meninjau jalan tersebut, untuk memastikan status jalan dan mekanisme penganggaran perbaikan. "Kami berkumpul ke balai kalurahan untuk audiensi terkait keluhan yang kami sampaikan saat sapa warga," ucap Wahono.


Melalui audiensi ini, masalah keluhan warga telah diselesaikan. Walaupun sempat beberapa saat, audiensi dilangsungkan dengan tensi tinggi. Lantaran, pamong kalurahan secara sepihak berharap agar masyarakat berkordinasi terlebih dahulu sebelum mengikuti sapa warga.

Tujuannya untuk mengkomunikasikan setiap permasalahan di lingkungan masyarakat kalurahan. "Audiensi sudah menemukan titik temu, mungkin sebelumnya karena miss komunikasi," ucapnya.


Pria paro baya ini menuturkan, hasil audiensi menunjukkan pentingnya komunikasi antar warga dengan kalurahan. Tujuannya untuk memastikan setiap program yang berjalan dapat terselesaikan. Tentunya dengan mengedepankan tenggang rasa.


Sementara itu, Lurah Giripurwo Mardi Santosa membenarkan adanya pamong desa yang berkemungkinan menyinggung perasaan warga. Kalurahan melalui audiensi secara terang meminta maaf atas kejadian tersebut. Pihaknya juga berkomitmen memfasilitasi keluhan masyarakat. "Justru kami mengucapkan terimakasih atas aspirasi masyarakat, dan kami berharap kerjasamanya," ucap Mardi.


Mardi mengapresiasi masyarakat yang aktif dalam menyampaikan aspirasi ke pemda melalui program sapa warga. Namun, ke depan ia berharap masyarakat dapat bekerjasama dalam menyampaikan keluhannya melalui kalurahan saja. Agar kalurahan juga mengetahui keinginan masyarakat.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Provinsi Tak Samapi 10 Km, Dewan Sebut Masalah Bukan pada Anggaran


Terkait jalan rusak yang menjadi keluhan masyarakatnya, pihaknya telah mengajukan proposal anggaran melalui dana keistimewaan. Namun, perbaikan belum bisa terealisasi, karena saat ini jalan sedang digunakan untuk akses panen tebu yang dilakukan pabrik Gula Madukismo. Sehingga, pihaknya ingin memastikan jalan diperbaiki tanpa ada gangguan truk muatan berat. (gas/pra)

Editor : Satria Pradika
#sapa warga #Pemkab Kulon Progo #perbaikan jalan