Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hidup Sebatang Kara, Pria Asal Panjatan Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Anom Bagaskoro • Senin, 29 Juli 2024 | 07:00 WIB

 

 

OLAH TKP: Polisi melakukan otopsi di rumah korban yang terletak di Kalurahan Bugel, Panjatan, Kulon Progo.
OLAH TKP: Polisi melakukan otopsi di rumah korban yang terletak di Kalurahan Bugel, Panjatan, Kulon Progo.

RADAR JOGJA - Wagino (54) warga Padukuhan VII Beran Ngebung, Kalurahan Bugel ditemukan tak bernyawa. Pria yang tinggal sebatang kara ini, ditemukan terbujur kaku oleh tetangganya yang hendak mengirimkan makanan kendhuri di rumahnya.

"Yang menemukan awalnya tetangga samping rumah, hendak mengantarkan warisan," ucap Dukuh Padukuhan VII Beran Ngebung Sariyanto saat ditemui kemarin (28/7).

 Namun saat itu, pintu rumah korban terkunci rapat. Akhirnya tetangga korban masuk melalui pintu belakang sekitar pukul 08.00.

Sesudah memasuki rumah, tetangga korban melihat Wagino tidur dengan posisi terlentang di atas tikar dan tak merespons panggilannya. Karena khawatir, tetangga korban memanggil anaknya, untuk memeriksa kondisi Wagino. Anak tetangga korban akhirnya memanggil Sariyanto sebagai dukuh untuk mengonfirmasi keadaan Wagino. “Setelah saya cek ternyata sudah tak bernyawa, kemudian kami laporkan ke Polsek Panjatan," ucapnya.

Sariyanto menuturkan, bisanya saat malam hari korban sering berinteraksi dengan tetangganya. Namun malam sebelumnya, korban tak terlihat bersosialisasi dengan masyarakat. 

Selama ini, Wagino hidup sebatang kara di rumahnya tanpa memiliki anak keturunan. Jasadnya oleh keluarga besar akan segera dilakukan penguburan usai otopsi. Dari keluarga besar sudah menerima kejadian ini, dan merelakan kepergian Wagino.

Sementara itu, Kasihumas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviartuti membenarkan kejadian tersebut. Korban ditemukan meninggal dunia dengan keadaan kaku, dan hidung mengeluarkan darah. "Tidak ditemukan bukti adanya tindak kekerasan," ucap Novi.

Dari hasil pemeriksaan tim medis korban meninggal akibat serangan jantung. Dengan waktu perkiraan kematian 4-12 jam dari waktu pemeriksaan. (gas/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#polres kulon progo #serangan jantung