KULONPROGO - Di Kabupaten Kulon Progo sedang muncul tren pelajar inden naik haji. Peserta didik bersemangat daftar pergi ke tanah suci, karena pertimbangan syarat istitha’ah.
Seorang warga Kulon Progo Afwan Zuhdi mengatakan, dua anaknya resmi mendaftar dan mengantongi nomor porsi haji. Keinginan menunaikan rukun Islam tersebut berasal dari anak sendiri.
"Untuk daftar berangkat haji, dua anak saya inisiatif menabung, selaku orang tua kami mensupport," kata Afwan Zuhdi pada Kamis (25/7/2024).
Sebagaimana diketahui, haji adalah perjalanan ibadah yang memerlukan syarat istitha’ah atau kemampuan jasmani dan rohani. Disamping itu masa tunggu (waiting list) pemberangkatan haji juga panjang yakni, sekitar 34 tahun.
"Nanti saat berangkat (haji) fisik anak-anak masih kuat," ujarnya.
Anak pertama daftar di 2019, sementara anak kedua telah mendapatkan nomor porsi baru-baru ini. Anak paling bontot, Naura Farzana Faradisa kini duduk di bangku sekolah dasar.
"Alhamdulillah pelayanan haji di Kulon Progo sangat baik," ucapnya.
Tren pelajar inden naik haji dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo Wahib Jamil. Pihaknya mengapresiasi munculnya tren pendaftaran haji usia muda.
“Ibadah haji merupakan ibadah yang erat kaitannya dengan kesehatan dan fisik. Mendaftar haji di usia muda sebuah langkah yang tepat,” kata Wahib Jamil.
Menurutnya, trend ini bisa menjadi contoh bagi generasi muda lain untuk mengikuti jejak para pendaftar haji di usia muda. Semangat dan tekat yang kuat diyakini bisa mewujudkan keinginan.
"Semoga bisa memberikan motivasi anak muda untuk menabung sejak dini, dalam mempersiapkan ibadah haji,” ujarnya.
Berdasarkan data, jumlah inden naik haji tahun ini tercatat 28 anak. Rinciannya pada Januari 3 pendaftar, Februari 3, Maret 1, April 4, Mei 2, Juni 11, dan Juli 4 pendaftar.
"Tahun lalu daftar antrean haji usia pelajar ada 42 orang," jelasnya.
Dikatakan, tren inden naik haji muncul karena melihat antrean yang cukup lama. Maka daftar usia muda menjadi solusinya agar saat berangkat fisik masih kuat.
Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Kulon Progo Mulyono mengaku terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Termasuk dalam hal pelayanan pendaftaran haji," kata Mulyono.
Kankemenag Kulon Progo juga membuka layanan pendaftaran haji keliling. Kabupaten ujung barat Provinsi DIJ ini secara geografis mempunyai banyak perbukitan.
"Sehingga kami akan hadir jemput bola ke rumah masyarakat," ujarnya. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin