Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penyebab Wisma Sermo Kulon Progo Mangkrak, Jadi Buruan YouTuber Konten Horor!

Anom Bagaskoro • Rabu, 10 Juli 2024 | 23:51 WIB
SEPI: Kondisi Wisma Sermo tak terurus dengan dipenuhi semak belukar. 
SEPI: Kondisi Wisma Sermo tak terurus dengan dipenuhi semak belukar. 

KULON PROGO - Status pengelolaan Wisma Sermo di Kulon Progo masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Bangunan yang berada di Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap ini menjadi aset tak terurus.

Mangkrak dan tampak horor. Semak belukar tumbuh subur memadati area bangunan. Atapnya pun sudah rusak parah.

Ditambah, lokasi ini terkenal sebagai tempat mesum dan pernah menjadi tempat pembunuhan.

 

Berdasarkan status kepemilikan, bangunan ini dikelola di tangan Pemkab Kulon Progo, tetapi bangunan berdiri di tanah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Anggota Komisi 4 DPRD Kulon Progo Jeni Widyatmoko mengatakan, pengelolaan Wisma Sermo sebenarnya pernah di bahas dalam Rapat Paripurna DPRD Kulon Progo.

Namun tak kunjung ada tindak lanjut.

 

"Sangat menyayangkan terbengkalainya Wisma Sermo yang merupakan aset daerah," ucap Anggota Komisi 4 DPRD Kulon Progo Jeni Widyatmoko, saat dihubungi Radar Jogja, Rabu (10/7/2024).

Politisi PKS ini cukup kecewa dengan pengelolaan Wisma Sermo yang terbengkalai.

Padahal letak bangunan berada di kawasan strategis Objek Wisata Sermo. 

Objek Wisata Sermo sendiri potensial mendongkrak kunjungan wisata. Menurutnya, kunjungan wisata di lokasi ini mengalami peningkatan tiap tahunnya.

Sehingga, bangunan wisma ini diharapkan menjadi sarana penunjang menangkap peluang kunjungan wisata.

Dia pun menyayangkan tempat tersebut dibiarkan mangkrak hingga berbagai rentetan kejadian, membuat stigma Wisma Sermo seakan menjadi tempat horor.

Apalagi wisma ini kerap menjadi jujukan YouTuber untuk uji nyali, berburu konten horor.

"Kalau sudah dicap sebagai tempat horor, harus di-rebranding lagi," ucapnya.

Jeni menyampaikan, sulitnya pengelolaan salah satunya kendala perbedaan kepemilikan tanah dan bangunan.

Upaya pemkab dalam menyelesaikan masalah kepemilikan ini terkendala komunikasi antar instansi.

 

 

Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Taufiq Amrullah menuturkan, penyelesaian pengelolaan Wisma Sermo ditargetkan selesai sebelum akhir Januari 2025.

Koordinasi dengan BKSDA dan pengelolaan asetnya terus dilakukan.

Namun sebatas melakukan langkah koordinasi. Belum ada langkah pasti, apakah bangunan terbengkalai akan dibongkar atau justru dimanfaatkan kembali.

"Jika di bongkar, perlu berkonsultasi dan menyiapkan administrasi mengenai penghapusan aset," katanya.

Kendati bisa dilanjutkan jika koordinasi antar instansi berjalan lancar.

"Wisma Sermo masih bisa digunakan apabila koordinasi berjalan lancar," tandasnya. (gas)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#penyebab #BKAD #Buruan #Konten Horor #status #mangkrak #Kulon Progo #rapat paripurna #BKSDA #Pengelolaan #aset daerah #aset tak terurus #DPRD Kulon Progo #terbengkalai #Pemkab Kulon Progo #Kalurahan Hargowilis #kunjungan wisata #wisma sermo #kokap #youtuber