RADAR JOGJA - Memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polres Kulon Progo secara rutin mengadakan berbagai kegiatan sosial.
Di antaranya tanam pohon di area bekas tambang dan membangun instalasi air bersih pada daerah rawan kekeringan. Adanya kegiatan ini tentunya diorientasikan untuk kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
"Penanaman bibit pohon dan penyerahan bibit ke masyarakat, kebetulan di area bekas tambang," ucap Kabag Ops Polres Kulon Progo Kompol Sumalugi, Kamis (27/6).
Kompol Sumalugi menjelaskan, penanaman pohon serta penyerahan bibit pohon di Padukuhan Nglatihan, Kalurahan Ngentakrejo merupakan rangkaian acara Hari Bhayangkara.
Orientasi kegiatan ini, sebagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Polri dan masyarakat. Tujuannya, memberikan manfaat kepada anak cucu dan generasi selanjutnya.
Dalam kegiatan ini, terdapat 1.225 pohon yang ditanam oleh anggota Polres Kulon Progo beesrta jajarannya. Ribuan pohon ini ditanam di atas lahan bekas tambang yang tak terpakai. Dengan jenis pohon berkayu, dan beberapa jenis pohon buah juga ikut ditanam.
"Petugas Polres Kulon Progo nantinya juga akan meninjau kondisi bibit pasca ditanam," ucap Kompol Sumalugi.
Menurutnya peninjauan kondisi bibit diperlukan, tak hanya sebagai laporan ke Polda DIY. Namun, juga memastikan agar bibit dapat tumbuh. Yang mana jika bibut tumbuh akan dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Tak hanya kegiatan penenaman, Polres Kulon Progo juga melakukan kegiatan sosial, berupa pembangunan saluran instalasi air bersih. Pembangunan dilaksanakan di wilayah pegunungan yang rawan kekeringan. Hal ini, disampaikan Kapolres Kulon Progo AKBP Nunuk Setiyowati.
"Diberikan kesempatan ikut membantu dalam penyediaan instalasi saluran air bersih," ucap AKBP Nunuk.
Instalasi saluran air bersih dibangun di wilayah Padukuhan Pelem, Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh. Nyatanya pembangunan ini cukup bermanfaat bagi masyarakat.
Lantaran, saat musim kemarau masyarakat kesulitan mencari air bersih. Dengan adanya saluran air membuat masyarakat tak perlu mengambil air yang cukup jauh. Terdapat 50 KK yang menerima manfaat adanya instalasi saluran air ini.
AKBP Nunuk sempat meminta restu ke masyarakat. Yang mana restu tersebut dimaksudkan agar masyarakat mendukung program Polri dalam pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Agar masyarakat juga mendapatkan manfaatnya. (gas/pra)