KULON PROGO - Bupati Kulon Progo periode 2019-2022 Sutedjo ingin beristirahat.
Dia tak ingin maju kembali dalam kontestasi Pilkada 2024.
"Saya sudah melayani masyarakat sejak tahun 1973. sudah saatnya untuk beristirahat," tutur Sutedjo, ditemui Radar Jogja di kediamannya, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Senin (24/6/2024).
Sutedjo menjelaskan, pada 1973 dirinya sudah berkecimpung dalam pelayanan publik.
Dia menjabat sebagai pembantu pamong desa, Kalurahan Wjijimulyo.
Dari yang awalnya pembantu Pamong Desa, dirinya mengikuti pemilihan kepala desa.
Karirnya moncer, mengabdikan diri di desa sebagai Lurah Wijimulyo 1976-1988.
Hingga pada pembukaan PNS dirinya mendaftar dan diterima sebagai birokrat di lingkungan Pemkab Kulon Progo.
Selama menjadi birokrat di lingkungan Pemkab Kulon Progo, ia pernah menjadi ka subag perangkat dan administrasi bagian pemerintah desa sekretaris daerah.
Dia juga pernah menjabat sekretaris camat Sentolo. Kemudian camat Temon, kepala bagian pemerintah desa sekretaris desa dan asisten sekda bidang 1 pemerintahan.
"Hampir setengah abad saya mengabdikan sebagai pelayan masyarakat," ujarnya.
Sempat menjadi lurah diumur 21 tahun, pria ini menuturkan dirinya menerima banyak dukungan untuk maju kembali dalam Pilkada 2024.
Namun dia memilih menikmati hari tua.
Sekaligus memberikan ruang untuk generasi lainnya untuk kepemimpinan Kulon Progo dengan spirit anak muda.
Memberikan peluang bagi kader bangsa.
"Saya diskusi dengan keluarga dan memilih untuk tidak maju kembali," tuturnya. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva