KULON PROGO - Pentas Kesenian digelar di Kawasan Eduwisata Kampung Pule, Padukuhan Soropati, Hargotirto, Kokap, Kulon Progo, Jumat (21/6/2024) malam.
Beragam atraksi kesenian disajikan untuk menjamu pengunjung dan warga sekitar.
Kesenian lokal Kalurahan Hargotirto turut ditampilkan.
Antara lain, Macapat Iringan Gending, Pentas Kesenian Jathilan, serta Pentas Kesenian Incling.
Pada macapat iringan gendhing, tiga tembang dinyanyikan. Yaitu, Pucung, Maskumambang dan Pangkur.
Syair demi syair dinyanyikan dengan suara merdu diiringi penjelasan arti kalimat pada tembang macapat.
Tabuhan gamelan oleh pengrawit sekitar, menambah syahdunya suasana pesta rakyat yang dihelat mulai pukul 19.30 WIB itu.
Pertunjukan berlanjut dengan kesenian incling dan jathilan yang berlangsung beberapa babak.
"Kegiatan ini bagian dari pengembangan sektor pariwisata," terang Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hargomukti Hargomulyo Purwanto, saat ditemui Radar Jogja, Jumat (21/6/2024).
Pentas Kesenian difasilitasi Dispar DIY dan mendapatkan dukungan dana keistimewaan (danais).
Dengan demikian diharapkan memberikan nilai tambah pada desa wisata dengan mendongkrak kunjungan wisata.
"Sekaligus untuk hiburan masyarakat," bebernya.
Sebab, wisata tak hanya berkutat pada pemandangan, dan paket wisata.
Namun juga perlu mengusung atraksi, sajian seni, serta pengalaman yang berkesan.
"Sehingga hiburan rakyat menjadi penting," katanya.
Dia mencontohkan, ketika kegiatan ini digelar. Kawasan desa wisata menjadi lebih ramai.
Ratusan warga memadati lapangan tempat digelarnya kesenian.
Antusias mereka tampak tinggi hingga di penghujung acara. Mereka berdempetan menyaksikan pesta rakyat hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 00.00 WIB
Purwanto berharap, kegiatan ini dapat berkelanjutan, diadakan rutin.
"Untuk menarik wistawan di Kampung Pule," ucap Purwanto.
Anggota DPRD DIY Lilik Syaiful Ahmad yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan, pentas kesenian cukup berdampak bagi masyarakat.
Tak hanya menumbuhkan ekosistem pariwisata. Namun, juga memantik multiplier effect di sektor lain.
Dia berharap kegiatan ini dapat dikembangkan. Sehingga efeknya mampu mengangkat sektor lain, seperti sektor UMKM, budaya, serta potensi daerah.
Menciptakan ekosistem pariwisata yang baik.
"Contohnya pedagang dan seniman yang merupakan warga sekitar mendapat manfaatnya," ucap Lilik.
Ngatijan salah satu seniman yang turut unjuk gigi dalam pentas itu menuturkan, keberadaan pentas memberikan manfaat bagi seniman.
Melalui pentas seniman dapat memperoleh ruang, serta dapat melestarikan kebudayaan.
Menurutnya, pentas juga fasilitas untuk mendidik seniman muda dalam menampilkan karya dan kreativitasnya.
Terlebih dengan dukungan danais ia berharap dapat meningkatkan perekonomian seniman lokal, khususnya yang berada di wilayah Hargotirto.
"Sebagai warga asli sini, kami juga mendukung semoga bisa terus diadakan (pentas kesenian, Red)," ucap Ngatijan.
Ngatijan menjelaskan, pentas kesenian mampu meningkatkan kunjungan di area objek wisata kawasan Kampung Pule.
Selain menghibur warga lokal juga mendatangkan kunjungan dari luar kabupaten. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva