Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bakar Sampah di Belakang Gudang Kayu, Ruko Mebel di Giripeni Wates Dilalap Si Jago Merah

Anom Bagaskoro • Rabu, 19 Juni 2024 | 01:46 WIB
TERBAKAR: Tim Damkar memadamkan api pada tumpukan kayu.
TERBAKAR: Tim Damkar memadamkan api pada tumpukan kayu.



RADAR JOGJA - Ruko mebel Toko Sehati yang terletak di Jalan Pahlawan, Padukuhan Sideman, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates dilalap Si Jago Merah, Selasa sore (18/6). Kejadian ini, terjadi sekitar pukul 14.30 mengakibatkan ruko terbakar, dan mengalami kerusakan.


"Sebelumnya ada yang membakar sampah di belakang ruko," ucap Babinsa Giripeni Pelda Sularno, saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian, Selasa (18/6).


Pelda Sularno menjelaskan, kejadian berawal saat seorang warga membakar tumpukan sampah di belakang ruko. Namun karena tak dijaga oleh warga, api merambat hingga menyambar area lorong ruko yang terbuka. Apalagi dipenuhi tumpukan sampah potongan kayu mebel.


Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo Budi Prastawa menjelaskan, untuk pemadaman api pihaknya menerjunkan 15 personel yang terdiri dari petugas Damkar dan TRC. Pihaknya juga berkordinasi dengan kepolisian, dan tagana dalam menyediakan armada pemadaman 


Armada yang diterjunkan berupa tiga mobil damkar, satu mobil water canon Polres Kulon Progo, dan tiga tangki air yang berasal dari Tagana, PMI, serta BPBD. Banyaknya penerjunan armada dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman. Lantaran, tumpukan kayu limbah membuat munculnya titik api baru. "Sempat terkendala karena tumpukan kayu yang terbakar," ucap Budi.


Budi menjelaskan, selain tumpukan kayu yang harus dibongkar untuk mematikan bara api. Pihaknya juga terkendala area sempit sehingga jangkauan air memerlukan waktu dalam proses pemadaman.


Pantauan Radar Jogja di TKP, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.30. Namun armada pemadam tetap disiagakan untuk mengamati potensi munculnya titik api baru, dan memantau proses pendinginan. 


Akibat kejadian ini, struktur bangunan atap ruko terbakar habis, serta limbah kayu yang biasanya dijual oleh pemilik juga terbakar. Selain itu, kemacetan di area ruko terjadi karena beberapa armada pemadam terparkir dipinggir jalan. Pengguna jalan yang berhenti juga memeperparah kemacetan yang terjadi. (gas)

Editor : Satria Pradika
#BPBD Kulon Progo #tim damkar #Sampah #gudang kayu #Giripeni Wates #si jago merah #Ruko Mebel