KULON PROGO - Polres Kulon Progo sejak Senin (27/5/2024), melakukan kegiatan rutin Police Go To School.
Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, di minggu-minggu ini Polres Kulon Progo juga memberikan sosialisasi Binlat Rekruitment Penerimaan Polri (Labuh Segoro), di beberapa SMA/SMK Kulon Progo.
"Polres Kulon Progo membantu pelajar yang bercita-cita berkarir di Polri," ucap Kabag SDM Polres Kulonprogo AKP Sri Purwati, Kamis (30/5/2024).
AKP Sri menjelaskan, Latihan Tubuh Sehat Jiwo Rogo (Labuh Segoro) merupakan program yang diinisiasi Kapolres Kulon Progo AKBP Nunuk Setiyowati.
Perwujudan program ini, diupayakan untuk mempersiapkan putra/ putri daerah yang berkeinginan berkarir di kepolisian.
Sekaligus wadah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM.
Tak hanya menampung pelajar yang berkeinginan menjajaki dunia kepolisian.
Program ini juga menjadi wadah bagi pelajar se-Kulon Progo yang berminat untuk mempersiapkan diri berkarir di TNI, maupun melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan.
Fenomena banyak gagalnya pendaftar seleksi Polri juga menjadi latar belakang diadakannya kegiatan ini.
Banyak pendaftar gagal dikarenakan kurangnya persiapan, sekaligus tak memiliki pemahaman terkait alur seleksi Polri.
Menindaklanjuti fenomena ini, Polres Kulon Progo berupaya melayani masyarakat dengan mengakomodir pelajar yang berkeinginan masuk Polri.
"Harapannya banyak pelajar Kulon Progo memiliki kesempatan lebih banyak karena telah mempersiapkan diri," ucap AKP Sri.
AKP Sri menjelaskan, program ini tak menjadi kewajiban bagi pelajar, yang berarti bersifat sukarela bagi pelajar yang berminat.
Pelajar yang berminat mengikuti bimbingan nantinya akan didaftarkan melalui sekolah.
Kemudian sekolah akan meneruskan ke polres, mengenai pelajar yang berminat mengikuti bimbingan.
Bimbingan rencananya akan digelar pada tahun ajaran baru. Dengan memanfaatkan waktu bimbingan diluar jam sekolah.
Sehingga tak memberatkan siswa selama bersekolah dan mengikuti bimbingan.
Dalam pelaksanaannya Polres Kulon Progo bekerjasama dengan Balai Dikmen.
"Program ini gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun," ucap AKP Sri.
Selama bimbingan, pelajar akan mengikuti pembinaan jasmani, pembinaan psikologi, dan pembinaan kesehatan.
Pembinaan dilakukan untuk mempersiapkan pelajar, agar matang sebelum mengikuti seleksi.
Yang mana banyak seleksi memerlukan persiapan, dan kematangan peserta.
Tak hanya itu, pelajar juga akan diberikan informasi hal-hal yang berkaitan dengan seleksi masuk, terutama untuk kelengkapan administrasi.
Sedianya pembinaan ini akan dilakukan ke pelajar Kelas 11 dan kelas 12, dengan pembinaan 2 minggu sekali. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva