KULON PROGO - Upaya meningkatkan produksi ikan tangkap terus digenjot pemerintah.
Dalam meningkatkan produksi ikan tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY melakukan tebar benih ikan di beberapa perairan Kulon Progo.
"Tahun ini dari DKP DIY memberikan 140 ribu benih ikan payau dan tawar," ucap Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo Wakhid Purwosubiyantoro, saat ditemui Radar Jogja, Senin (13/5/2024).
Wakhid menjelaskan, DKP Kulon Progo sebelumnya mengajukan usulan ke provinsi untuk penebaran benih.
Usulan tersebut diterima, dan di tahun 2024 penebaran dilakukan. Ratusan ribu benih ikan akan ditebar di perairan Kulon Progo.
Pengadaan benih ikan ini, memanfaatkan dana keistimewaan DIY.
Wakhid tidak mengetahui pasti besaran dana istimewa yang digelontorkan untuk agenda ini.
Pihaknya hanya mengetahui jumlah benih yang disediakan DKP DIY.
Menurut Wakhid, ikan yang ditebar tak hanya sejenis. Untuk perairan payau fokus pada benih ikan bandeng.
Sedangkan perairan tawar terdapat beberapa jenis, seperti ikan melem, tawes, dan sidat.
"Untuk meningkatkan produktivitas perikanan tangkap di Kulon Progo," ucap Wakhid.
Wakhid menjelaskan, sebanyak 8 ribu benih ikan bandeng telah ditebar di Laguna Pantai Glagah dan Trisik pada Selasa (7/5/2024).
Ribuan ikan ditebar di lokasi laguna, diperlukan untuk mengimbangi populasi nila hitam dan merah.
Hal ini diperlukan karena ikan nila memiliki kecenderungan infasif.
Sehingga populasinya perlu diimbangi. Selain itu, keberagaman jenis ikan juga menjadi pertimbangan.
Harapannya dengan penebaran benih, ikan dapat berkembangbiak di habitatnya.
Masyarakat juga dapat memanfaatkannya secara langsung.
Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) Subardiwiyono menjelaskan, pihaknya merasa terbantu dengan program penebaran benih.
Diharapkan hasil dari penebaran, nantinya dapat diambil oleh masyarakat.
"Menambah banyak populasi, dan memperbanyak jenis ikan," ucap Subardiwiyono. (gas)
Editor : Meitika Candra Lantiva