Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sopir Mengantuk, Pikap Tercebur ke Sungai Gun Sheiro Galur Kulon Progo, Puluhan Sak Beras Berhamburan di Jalan

Anom Bagaskoro • Sabtu, 11 Mei 2024 | 17:35 WIB

 

MUATAN BERHAMBURAN: Proses evakuasi pikap pengangkut beras yang tercebur ke sungai melibatkan relawan gabungan serta warga sekitar.Anom Bagaskoro/Radar Jogja
MUATAN BERHAMBURAN: Proses evakuasi pikap pengangkut beras yang tercebur ke sungai melibatkan relawan gabungan serta warga sekitar.Anom Bagaskoro/Radar Jogja

 

RADAR JOGJA - Mobil pikap pengangkut beras mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Ruas Congot-Ngremang, Kalurahan Karangsewu, Galur, kemarin (10/5). Kejadian ini membuat sopir Firmansyah Hardianto, 42, warga Umbulharjo, Jogja, mengalami luka ringan dan pikap tercebur di Sungai Gun Sheiro.


"Sekitar pukul 08.10, kami mendapat laporan adanya mobil pikap yang masuk sungai," ucap personil PMI Kulon Progo Dicky Setiawan kemarin (10/5).


Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan warga sekitar, mobil pikap Grandmax K 9907 KS melaju dari arah barat ke timur. Sesampai di TKP, mobil oleng ke sebelah kanan jalan, kemudian tercebur ke Sungai Gun Sheiro yang berada tepat di sisi selatan JJLS.


Olengnya mobil pikap diduga karena sopir mengantuk. Terlebih tak adanya pembatas antara jalan dan sungai hingga memperparah keadaan yang membuat pikap masuk ke sungai sedalam empat meter. "Korban luka ringan dan langsung dirujuk ke RS Pura Raharja," ucap Dicky.


Akibat kecelakaan ini, pikap ringsek di bagian body depan dan samping. Muatan beras yang dibawa juga tumpah. Terdapat puluhan sak beras ukuran 25 kg berhamburan di sisi jalan dan sebagian masuk ke sungai.


Evakuasi pikap menggunakan tiga mobil penarik dan dibantu relawan gabungan, Sedulur Resceu, serta warga sekitar. Tiga mobil penarik mencoba menarik pikap menggunakan seling dan fanbelt yang disediakan para relawan.


Evakuasi sempat terkendala karena mesin pikap menyangkut di talut sungai. Akibatnya, ruas Jalan Congot-Ngremang sempat mengalami kemacetan. "Evakuasi membutuhkan waktu 1,5 jam karena beberapa kendala," ucapnya.


Membenarkan pernyataan Dicky, anggota Unit Lantas Polsek Galur Aiptu Heru Saefudin menjelaskan, dugaan sementara laka terjadi karena sopir mengantuk. Saat ini pihaknya tengah menyelidiki kronologi pastinya.


Menurut Heru, TKP merupakan jalur rawan kecelakaan. Di mana sering terjadi laka lantas. Pengguna jalan pun diharapkan lebih berhati-hati. (gas/laz)

Editor : Satria Pradika
#kecelakaan tunggal #pikap pengangkut beras #JJLS #PMI #jalur jalan lintas selatan