Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Atlet Disabilitas dari Kulon Progo Tampil di Paralimpiade Paris

Anom Bagaskoro • Selasa, 7 Mei 2024 | 15:45 WIB

 

Pembentukan pengurus NPC Kulon Progo di Musorkab diikuti atlit disabilitas.
Pembentukan pengurus NPC Kulon Progo di Musorkab diikuti atlit disabilitas.

RADAR JOGJA – Potensi atlet disabilitas dari Kulon Progo sudah berada di taraf internasional. Dibuktikan dengan Qonitah Ikhtiar, pemain bulu tangkis asal Kapanewon Kokap yang akan tampil di Paralimpiade.

“Qonitah akan bermain di Paralimpiade Paris tahun ini, mengingat ajang tersebut sangat prestisius,” tutur Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kulon Progo Widi Nuryanto, Senin (6/5). Paralimpiade adalah event olahraga sekelas Olimpiade yang dikhususkan untuk atlet disabilitas.

Widi menambahkan, di 2024 ini, NPC Kulon Progo ikut serta mengirimkan atletnya di Perpanas XVII yang diselenggarakan di Sumut dan Aceh, Oktober nanti. Sebanyak 13 atlet asal Kulon Progo akan bertarung memperebutkan medali, mewakili DIJ.

Kepengurusan NPC Kulon Progo yang dipunggawai oleh Widi Nuryanto, berkomitmen untuk melakukan penjaringan atlet secara intensif. “Penjaringan atlet akan terus digencarkan, untuk mengakomodir bakat kaum disabiitas,” ucap.

Widi menjelaskan, penjaringan atlet disabilitas akan terus dilakukan, bekerjasama dengan dinas terkait. Kerjasama dilakukan untuk mencari bibit atlet yang memiliki bakat dan niatan menekuni bidang olahraga. Selama ini penjaringan telah dilakukan dan menghasilkan beberapa atlet baru yang mengikuti ajang olahraga, baik daerah, nasional maupun internasional.

Namun, penjaringan yang dilakukan selama ini masih terbatas dengan mobilitas. Wilayah utara Kulon Progo yang memiliki medan berbukit, membuat penjaringan tak efektif. Karena mobilisasi terhambat medan. Terlebih atlet disabilitas membutuhkan perlakuan yang berbeda dalam menjalani aktivitasnya. “Wilayah Utara belum banyak terjangkau, padahal potensi atlet yang dimiliki luar biasa,” ucapnya.

Selain melakukan penjaringan, pihaknya akan berfokus pada peningkatan kapasitas atlet disabilitas. Peningkatan dilakukan untuk menaikkan prestasi atlet dan berfokus mengikuti ajang pelombaan bertaraf internasional. Dalam mengembangkan prestasi atlet, NPC Kulon Progo menyiapkan latihan rutin yang selama ini telah diselenggarakan. Selain itu, program khusus bagi atlet disabilitas telah rampung disusun dan siap dilaksanakan. “Dari tahun ke tahun jumlah atlet dari NPC Kulon Progo terus meningkat,” tuturnya.

Sebelum 2019, NPC Kulon Progo hanya bisa mendampingi 1-2 atlet setiap tahunnya di tingkat nasional. Namun setelah tahun 2019 hingga sekarang NPC Kulon Progo melangkah lebih maju dengan membersamai puluhan atlit disabilitas, untuk mengikuti ajang olahraga bergengsi. Widi mencontohkan pada 2021, tujuh atlet dari NPC Kulon Progo menyumbangkan medali di ajang Perpanas XVI Papua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo Nur Wahyudi menjelaskan, adanya pengurus baru diharapkan dapat menambah semangat, dalam memajukan olahraga di Kulon Progo. "Atlet dari NPC sudah banyak, dan yang mengikuti ajang nasional sufah beberapa," ucap Nur. (gas/pra)

 

Editor : Satria Pradika
#atlet disabilitas #NPC Kulon Progo