Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Ingin Grusa-grusu, DPC PDIP Kulon Progo Pilih Fokus Penjaringan Untuk Pilkada

Anom Bagaskoro • Kamis, 25 April 2024 | 02:04 WIB
TEGAK LURUS: Aris Syarifudin saat menjelaskan perihal pendaftaran bakal calon dalam Pilkada Kulon Progo 2024.
TEGAK LURUS: Aris Syarifudin saat menjelaskan perihal pendaftaran bakal calon dalam Pilkada Kulon Progo 2024.

KULON PROGO - Jelang Pilkada 2024, sejumlah partai telah membuka pendaftaran. Namun, berbeda dengan yang dilakukan oleh DPC PDIP Kulon Progo.

Mereka tak ingin grusa-grusu dalam membuka pendaftaran. Hal ini dikarenakan adanya instruksi dari DPP PDIP terkait penjaringan calon peserta Pilkada.

"Kami tak ingin terburu-buru, pokonya mengikuti instruksi dari pusat," ucap Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kulon Progo Aris Syarifudin, saat ditemui Radar Jogja, Rabu (24/4).

Aris menjelaskan, pihaknya akan membuka pendaftaran calon peserta Pilkada pada 1-31 Mei 2024.

Hal ini didasari dengan surat instruksi DPP PDIP Nomor 6027 dan dipertegas dengan surat instruksi nomor 6036. Surat tersebut berfokus pada tahapan penjaringan yang dilakukan oleh masing-masing DPC PDIP.

Dalam penjaringan pihaknya telah mengantongi beberapa nama dari eksternal maupun internal partai.

Dari internal, terdapat nama mantan Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana Bupati, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati, anggota DPRD DIY Novida Kartika, dan anggota DPRD Kulon Progo Yuliantoro.

Sedangkan dari luar partai, DPC PDIP mengantongi nama, Pengusaha Budi Gunawan, Ketua PCNU Luqman Arifin dan Direktur PDAM Jumantoro.

Selain itu beberapa calon lain juga telah melakukan komunikasi dengan DPC diantaranya Sukamta.

"Tidak ada putra mahkota, ataupun bintang bersinar di PDIP," ucap Aris.

Menurutnya dari nama yang dikantongi maupun yang nantinya akan mendaftar memiliki kesempatan yang sama di PDIP. Sehingga pendaftaran akan terbuka secara umum secara demokratis.

Pihak DPC PDIP mengaku tak memiliki target untuk mengusung cabup dari partainya.

Namun, memang ada arah untuk memperkenalkan cabup yang akan diusung PDIP.

Hal ini terjadi karena pihkanya menginginkan adaya koalisi dengan partai lain.

"Kami menganggap semua partai adalah kawan, ada kemungkinan untuk mengumpulkan semua partai untuk berkoalisi," ucapnya.

Keinginan untuk mengumpulkan koalisi gemuk, terlihat juga dari gelagat Ketua DPC PDIP Kulon Progo Fajar Gegana.

Sebelumnya, Fajar telah mengambil formulir pendaftaran milik Partai Golkar. Upaya tersebut dilakukan untuk komunikasi politik.

Selain itu, kedatangan Fajar untuk mengambil formulir juga menjadi pertanda terbukanya pintu koalisi antar kedua partai.

Tak menutup kemungkinan, terdapat partai lain yang akan merapat dalam koalisi.

"Silaturahmi, sekaligus komunikasi untuk membangun koalisi pengusung calon Bupati dan Wabup," ucap Fajar Gegana, Senin (23/4). (cr7)

Editor : Amin Surachmad
#Instruksi #Pilkada #Kulon Progo #PDIP #DPC